Rabu, 19 Oktober 2016

Sikap Kepada Muslim yang Berbeda Amaliyah


DutaIslam.Com - Bagaimana Sikap Kita Terhadap Sesama Muslim Yang Berbeda? Kewajiban kita tetap menghormati saudara sesama Muslim seperti firman Allah yang artinya: "Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat." (Al-Ĥujurāt:10)

Dalam khutbah wada'nya pun Nabi berpesan:

المسلم اخ للمسلم وان المسلمين إخوة

"Seorang Muslim adalah saudara dengan Muslim lainnya. Dan semua umat Islam adalah bersaudara" (Kutub at-Tarikh wa Sirah)

Bagaimana jika mereka masih bersikeras suka menyalahkan kita? Tetap kita balas dengan kebaikan, seperti dalam hadist:

ﻋﻦ ﺣﺬﻳﻔﺔ ﻗﺎﻝ: ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: " ﻻ ﺗﻜﻮﻧﻮا ﺇﻣﻌﺔ، ﺗﻘﻮﻟﻮﻥ: ﺇﻥ ﺃﺣﺴﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﺃﺣﺴﻨﺎ، ﻭﺇﻥ ﻇﻠﻤﻮا ﻇﻠﻤﻨﺎ، ﻭﻟﻜﻦ ﻭﻃﻨﻮا ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ، ﺇﻥ ﺃﺣﺴﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﺃﻥ ﺗﺤﺴﻨﻮا، ﻭﺇﻥ ﺃﺳﺎءﻭا ﻓﻼ ﺗﻈﻠﻤﻮا " رواه الترمذي

Dari Hudzaifah, Nabi bersabda: "Janganlah kalian menjadi setengah-setengah. Kalau mereka baik, maka kita berbuat baik. Kalau mereka berbuat dzalim, maka kita berbuat dzalim kepada mereka. Tapi teguhkan hatimu, jika mereka berbuat baik maka kalian membalas dengan kebaikan. Jika mereka berbuat buruk, maka kalian jangan berbuat dzalim" (HR Tirmidzi).

Dan apa yang kita lakukan terhadap banyak pertanyaan dan hujatan pada amaliah kita, hanyalah bentuk respons kepada mereka dengan memberi jawaban. Ketika amaliah kita dituduh macam-macam maka kita harus menjawabnya:

 عن ﺃﻧﺲ ﺑﻦ ﻣﺎﻟﻚ، ﻳﻘﻮﻝ: ﺳﻤﻌﺖ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ: «ﻣﻦ ﺳﺌﻞ ﻋﻦ ﻋﻠﻢ ﻓﻜﺘﻤﻪ ﺃﻟﺠﻢ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺑﻠﺠﺎﻡ ﻣﻦ ﻧﺎﺭ»

Dari Anas bin Malik bahwa Nabi bersabda: "Barangsiapa ditanya tentang ilmu lalu ia menyembunyikan, maka akan dicambuk di hari kiamat dengan cambuk dari neraka" (HR Ibnu Majah). [dutaislam.com/ ab]

akhukum, Ma'ruf Khozin
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini