Selasa, 29 Desember 2015

Martinus dan Anjingnya

DUTAISLAM.COM-Ada seorang anak dari Papua berusia 9 tahun, namanya Martinus. Suatu hari Martinus berlari lari menemui Pak Purwadi. Martinus meminta Pak Purwadi untuk mengobati anjingnya yang sekarat. Pak Pur mengangguk tersenyum dan mengiyakan.

Mereka berdua menuju rumah Martinus. Melihat anjing tersebut sekarat, Pak Pur yang asli Jawa itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing dan berkata dalam bahasa Jawa:

foto ilustrasi
"Su, asu (njing, anjing), nek kowe arep mati, yo mati-ò. (kalau kamu mau mati, ya mati aja)". "Nek arep urip, yo waras-ò (kalau mau hidup, sembuhlah)".

Martinus yang tidak bisa berbahasa Jawa memperhatikan mimik muka Pak Pur. Diam-diam Martinus menghapalkan kata-kata yg dia kira mantra / doa itu.

Setelah itu Pak Pur langsung pulang.

Beberapa hari kemudian, Martinus lari-lari ke rumah Pak Pur bermaksud melaporkan bahwa anjingnya sudah sembuh.

Namun ternyata, Pak Purwadi sedang demam. Martinus terkejut, langsung menuju ke kamar Pak Pur dan menempelkan telapak tangannya ke dahi Pak Pur.

Selanjutnya Martinus membaca mantra, yang beberapa hari lalu dihapalkan.

 
"Su, asu, nek kowe arep mati, yo mati o…, Nek arep urip, yo waras o."

Pak Purwadi kaget dan tertawa. Langsung sembuh [ed]
.
Advertisement
edit post icon
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
POSTING LAIN Next Post
JUDUL LAIN Previous Post
 

Ketik email Anda di bawah ini