Tertib Surat Al-Qur'an dan Perbedaan Nama Suratnya
Cari Berita

Advertisement

Tertib Surat Al-Qur'an dan Perbedaan Nama Suratnya

Minggu, 03 Desember 2023
Download Ngaji Gus Baha

Flashdisk Ebook Islami
perbedaan nama surat dalam alquran
Ilustrasi tertib surat Al-Qur'an. Foto: istimewa.


Oleh Haikal Zulvikar


Dutaislam.com - Al-Qur'an, kitab suci umat Islam, memiliki struktur dan pengaturan yang unik. Salah satu aspek penting dalam memahami Al-Qur'an adalah melalui pemahaman tentang definisi, penamaan, dan klasifikasi surat-surat yang terkandung di dalamnya. Selain itu, Al-Qur'an juga memiliki aturan dan tata tertib yang harus diikuti dalam membacanya.


Definisi surat dalam Al-Qur'an adalah bagian terkecil dari kitab suci ini. Setiap surat terdiri dari sejumlah ayat yang mengandung makna dan pesan yang mendalam. Penamaan surat dalam Al-Qur'an didasarkan pada kata kunci atau tema yang ada di dalamnya. Misalnya, surat Al-Baqarah yang berarti "sapi betina" mengacu pada kisah sapi betina dalam surat tersebut.


Klasifikasi surat-surat dalam Al-Qur'an dilakukan berdasarkan beberapa faktor. Salah satunya adalah panjangnya surat, di mana ada surat yang pendek seperti Al-Kawthar yang terdiri dari 3 ayat, dan ada juga surat yang panjang seperti Al-Baqarah yang terdiri dari 286 ayat. Selain itu, surat-surat juga diklasifikasikan berdasarkan tempat dan waktu penurunan serta tema yang dibahas di dalamnya.


Tidak hanya itu, Al-Qur'an juga memiliki aturan dan tata tertib yang perlu diikuti dalam membacanya. Sebagai umat Muslim, penting bagi kita untuk memahami dan menghormati aturan-aturan ini. Misalnya, kita perlu berwudhu sebelum membaca Al-Qur'an, menjaga kebersihan fisik dan hati saat berinteraksi dengan Al-Qur'an, serta memperhatikan tajwid atau cara melafalkan huruf-huruf Arab dengan benar.


Surat Ath-Thiwal, yaitu tujuh surat yang panjang terdiri dari Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa', Al-Ma'idah, Al-An'am, dan Al-A'raf. Surat yang ketujuh, ada perbedaan pendapat ulama antara, surat Al-Anfal digabung dengan surat At-Taubah karena tidak ada perantara Basmalah, atau surat Yunus 


Penamaan Pada Surat dalam Al-Qur'an

Penamaan surat dalam Al-Qur`an memiliki berbagai macam versi nama pada setiap sahabat, sebab tidak jarang satu surat memiliki lebih dari satu nama. 


Disebutkan dalam Kitab Al-Itqȃn fi Ulumil Qur'an bahwa terkadang satu surat mempunyai dua nama atau lebih, akan tetapi satu nama yang lebih banyak terjadi   Misalnya surat Al-Fȃtihah yang memiliki sampai 23 nama. Diantaranya Fȃtihah al-kitȃb, fȃtihah Al-Qur’an, ummu Al-Qur’an, ummu al-kitȃb, Al-Qur’an al-Adzĩm, as-sab’u al-matsȃni.


Perbedaan ini menimbulkan beberapa pandangan yang variatif dari para ulama. Ada yang berpendapat bahwa nama-nama surat dalam Al-Qur`an merupakan tauqifi dari Rasulullah dan ada yang berpendapat bahwa sebagian nama surat dalam Al-Qur`an adalah hasil ijtihad para sahabat. 


Imȃm as-Suyûthi dalam kitabnya itu mengukuhkan bahwa penamaan surat dalam Al-Qur'an adalah tauqifi. Imam Suyuthi berkata "Andaikan saya tidak khawatir pembahasan ini menjadi panjang lebar, pasti akan saya jelaskan semua hadist-hadist dan atsar tentang nama-nama surat Al-Qur`an".


Tertib Al-Qur'an

Al-Quran adalah Kitab Suci umat Islam serta pedoman bagi seluruh manusia. Didalamnya terkandung segala macam aturan dalam kehidupan. Mulai dari hukum sosial, etika, sampai pada sejarah peradaban. 


Menurut Quraish Shihab, jumlah surat dalam Al-Quran berjumlah 114 surat itu susunannya telah di tentukan oleh Allah SWT berdasarkan tauqifi.


Dalam surat yang tidak sama jumlah ayatnya dan tidak sama panjang pendeknya. Misalnya, surat Al-Tahrim dan surat Al-A'la memiliki jumlah ayat yang sama, yaitu 19 buah, namun surat at-Tahrim ternyata lebih panjang daripada surat al-A’la. 


Dari uraian di atas dapat diketahui beberapa hal antara lain sebagai berikut:


  1. Surat adalah sekumpulan ayat-ayat al-Quran  yang berdiri sendiri, yang memiliki permulaan dan akhiran sebagai tingkatan untuk membedakan antara surat yang satu dengan surat yang lainnya.
  2. Susunan surat dalam al-Quran adalah tauqifi. Namun demikian, ada tiga pendapat ulama tentang susunan surat dalam al-Quran yaitu ijtihad sahabat, tauqifi dan pendapat yang ketiga sebagian besar tauqifi dan sebagian kecil ijtihad sahabat.


Demikian, semoga bermanfaat. [dutaislam.com/ab]


Haikal Zulvikar,

mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Universitas PTIQ Jakarta. Tinggal di Jakarta Selatan.


Jual Kacamata Minus

close
Iklan Flashdisk Kitab 32 GB