Iklan

Iklan

,

Iklan

Download Kitab Waroqot Dimyathi (PDF Makna Pesantren)

2 Des 2023, 02:35 WIB Ter-Updated 2023-12-01T19:39:59Z
waroqot makna pesantren pdf download gratis kitab kuning
Cover Kitab Waroqot Dimyathi ala Makna Pesantren. Foto: dutaislam.com.

Dutaislam.com - Kitab Hasyiyah Al Dimyathi merupakan catatan yang disusun oleh Imam Al Dimyathi. Sebuah karya tentang usul fiqih yang dikompilasi oleh Imam Jalaluddin Al Mahalli. 

Kitab ini memiliki keistimewaan karena catatan tersebut telah dilengkapi dengan terjemahan, meskipun tidak dalam bahasa Indonesia, melainkan dalam bahasa Jawa halus. 

Keputusan untuk menggunakan bahasa Jawa halus bertujuan untuk memfasilitasi pemahaman kitab-kitab kuning di lingkungan pesantren salaf, di mana penggunaan bahasa Jawa halus atau pegon merupakan tradisi yang dikenal dan digunakan untuk memaknai teks-teks agama.

Baca: 44 Judul Kitab Kuning PDF Makna Pesantren Full

Dalam konteks ini, Hasyiyah Al-Dimyathi menjadi sumber yang berharga bagi para santri atau siapa pun yang ingin mendalami pemahaman kitab Syarhul Waroqot. Catatan Imam Al Dimyathi tidak hanya memberikan klarifikasi terhadap isi kitab aslinya, tetapi juga menyuguhkan interpretasi yang lebih mudah dipahami melalui bahasa Jawa halus.

Penting untuk dicatat bahwa Hasyiyah Al Dimyathi bukan hanya sekadar kitab kuning biasa, tetapi juga merupakan karya yang memberikan konteks dan penjelasan tambahan. Imam Al Dimyathi tidak hanya menyampaikan arti kata demi kata, tetapi juga memberikan insight ke dalam konsep-konsep usul fiqih yang dibahas oleh Imam Jalaluddin Al Mahalli.

=====
JUDUL KITAB: Hasyiah Ad-Dimyathi ala Syarhi Waroqot
PENULIS: Syaikh Ahmad bin Muhammad Ad-Dimyathi
PENERBIT: -
TEBAL: 24 halaman
SPACE: 24 MB
LINK DOWNLOAD PDF: Kitab Waroqot Dimyathi Makna Pesantren
=====

Di samping Hasyiyah Al Dimyathi, dutaislam.com juga menyediakan berbagai kitab klasik PDF lainnya yang dilengkapi dengan makna pegon ala pesantren. 

Kitab-kitab seperti syarah Ibnu Aqil terhadap Alfiyah, Mukhtashar Jiddan Syarah Jurumiyah, dan kitab-kitab klasik lainnya menjadi bagian dari upaya untuk menjaga dan memelihara warisan intelektual Islam. 

Keberadaan makna pegon ini menjadi jembatan bagi generasi yang ingin menggali kearifan ilmu di pesantren salaf, mengingat bahasa Jawa halus merupakan bagian dari warisan budaya dan keilmuan yang perlu dilestarikan. [dutaislam.com/ab]

Iklan