Pekerjaan Halal dan Terpuji dalam Islam
Cari Berita

Advertisement

Pekerjaan Halal dan Terpuji dalam Islam

Duta Islam #01
Selasa, 25 Januari 2022
Download Ngaji Gus Baha

Flashdisk Ebook Islami
pekerjaan halal dan terpuji menurut islam
Pekerjaan halal dan terpuji menurut Islam. Foto: istimewa.


Dutaislam.com - Disebutkan dalam satu hadith Nabi Muhammad Saw:


مَنْ طَلَبَ الدُّنْيَا حَلاَلاً مُكَاثِرًا مفاخرا لَقِيَ اللهَ وَهُوَ عَلَيْهَ غَصْبَانُ ومن طلبها اِسْتِعْفَافًا عَنِ الْمَسْأَلَةِ وصيانة لنفسه جاء يوم القيامة كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ


Artinya:

"Barang siapa mencari harta dunia halal untuk berbangga dengan banyaknya harta, dia akan bertemu dengan Allah nanti dalam keadaan murka kepadanya. Barang siapa mencari harta dunia yang halal untuk mencukupi keperluan hidupnya dan untuk menyucikan jiwanya (tidak meminta-minta), dia akan datang pada hari kiamat seperti terangnya bulan purnama di malam hari".


[Tambahan hadits lain]


مَنْ طَلَبَ الدُّنْيَا حَلاَلاً اِسْتِعْفَافًا عَنِ الْمَسْأَلَةِ وَسَعْيًا عَلَى أَهْلِهِ وَتَعَطُّفًا عَلَى جَارِهِ لَقِيَ اللهُ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ، وَمَنْ طَلَبَ الدُّنْيَا مُكَاثِرًا بِهَا حَلاَلاً مُرَائِيًا لَقِيَ اللهَ وَهُوَ عَلَيْهَ غَصْبَانُ.


Artinya:

"Barang siapa mencari (kenikmatan) dunia secara halal untuk menjaga diri dari meminta-minta; untuk memenuhi kebutuhan keluarganya; dan untuk bederma kepada tetangganya maka di hari kiamat ia akan bertemu Allah sedang wajahnya bersinar terang laksana bulan purnama. Sedangkan barang siapa mencari (kenikmatan) dunia secara halal untuk ditumpuk-tumpuk dan pamer kepada sesama, maka di hari kiamat ia akan bertemu Allah sedang Allah murka kepadanya". (HR. Ibnu Abi Syaibah di dalam Mushannaf-nya [5/258])


Jadi ketika Anda hendak bekerja atau berangkat ke tempat dimana ia adalah sumber pendapatan Anda, maka hendaklah Anda berniat di hati seperti niat-niat di bawah ini:


  1. Mencari rezeki yang halal,
  2. Mengikuti sunnah Rasulullah Saw.,
  3. Memelihara diri dari melakukan kejahatan,
  4. Menjaga keluarga,
  5. Mencukupi diri dari perbuatan meminta-minta,
  6. Berakhlak baik dengan orang sekitar,
  7. Menunaikan zakat dan memberikan hak yang sepatutnya kepada mereka yang wajib diberikan hak,
  8. Bersifat wara' (menjaga diri) dalam berdagang (atau bekerja). Jangan sekali-kali membiarkan setiap pekerjaan dan keuntungan membawa Anda kepada perkara yang diharamkan oleh Allah Swt., sekalipun semua keuntungan dunia itu sedang ada di hadapan Anda,
  9. Ikhlas dalam berkerja dan memberi nasihat kepada mereka yang bergaul denganmu,
  10. Niatkan juga untuk membantu kaum muslimin dengan harta dan perkerjaan Anda,
  11. Hendaklah senantiasa berdzikir kepada Allah ketika berkerja, dengan penuh pengharapan kepada Allah Swt.


Pahala yang akan Allah berikan apabila kita mengamalkan sebelas niat di atas adalah Allah akan menjadikan wajah kita bersinar laiknya purnama ketika bertemu denganNya.


Nabi Muhammad Saw. bersabda:

 

مَنْ طَلَبَ حَلاَلاً اِسْتِعْفَافًا عَنِ الْمَسْأَلَةِ وَكِدًّا على عِيَاله وَتَعَطُّفًا عَلَى جَارِهِ لَقِيَ اللهُ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ

 

Artinya:

"Sesiapa mencari rezeki yang halal untuk menahan dirinya dari meminta-minta, menjaga keluarganya dan berakhlak baik dengan orang disekelilingnya, nanti dia akan bertemu Allah sedang wajahnya bersinar laiknya terangnya bulan di malam hari".


Dalam satu hadits, Nabi Muhammad Saw. juga bersabda:


ذاكر الله فى الغافلين بمنزلة الصابر فى الغازين


Artinya:

"Orang yang berzikir kepada Allah ketika orang lain sedang lupa kedudukannnya seperti orang yang bersabar dalam peperangan". [dutaislam.com/ab]


Keterangan:

Artikel ini adalah terjemahan Kitab Kaifa Takunu Ghaniyyan karya Habib Sa'ad Al-Aidrus yang terjemahnya ditulis oleh Muhammad Na'im MD Shalleh dalam bahasa Melayu Patani. Redaksi Duta Islam menyunting sekedarnya agar mudah dipahami pembaca. 


Jasko Rijalul Ansor

close
Iklan Flashdisk Kitab 32 GB