Hubungan Fiqih dan Tasawuf: Jalan Menuju Hakikat (PDF Download)
Cari Berita

Advertisement

Hubungan Fiqih dan Tasawuf: Jalan Menuju Hakikat (PDF Download)

Duta Islam #02
Senin, 07 September 2020
Buku-buku NU

Buku Antara Fiqih dan Tasawuf

DutaIslam.Com - Sebagian orang mungkin mengira bahwa fiqih dan tasawuf adalah dua hal yang berlainan bahkan bertentangan. Di mana yang satu dikenal akan praktik ibadah secara syariat, sedangkan yang satu lebih mengutamakan keyakinan mendalam akan Tuhan yang terkadang dianggap menyimpang. Padahal, jika kita mau mengkaji, keduanya tidaklah berlawanan bahkan saling melengkapi. Lalu apa perbedaan fiqih dan tasawuf? bagaimana hubungan fiqih dan tasawuf? apa arti fiqih dan tasawuf?

Buku berjudul Antara Fiqih dan Tasawuf yang ditulis oleh Galih Wardana, Lc ini mengungkapkan bahwa tasawuf bukanlah ajaran yang keliru atau menyimpang dari syariat agama. Baik fiqih maupun tasawuf keduanya merupakan manifestasi dari Hadits Jibril.

Hadits Jibril yaitu hadits yang menceritakan kedatangan malaikat Jibril kepada Nabi Saw lalu menanyakan tentang apa itu Islam, Iman, dan Ihsan. Hadits ini sangat terkenal karena ia memuat dasar ajaran Islam. Penjelasan mengenai hadits jibril ini berada pada bagian awal karena penulis ingin menunjukkan apa prinsip kita dalam beragama.

Ibnu Rajab menjelaskan bahwa yang dimaksud Islam dalam pertanyaan malaikat Jibril adalah setiap amal anggota tubuh yang dohir (tampak) baik itu berupa perbuatan atau ucapan. (hlm. 13). Dan ilmu yang mempelajari tentang amal perbuatan atau ucapan yang sesuai dengan ketentuan Islam disebut ilmu fiqih.

Sedangkan ihsan menurut Ibnu Rajab adalah ketika seorang mu’min beribadah kepada Tuhannya di Dunia ini dengan merasakan kehadiran dan pengawasanNya, seolah-olah dia melihat Allah dengan hatinya pada saat dia beribadah. (hlm 16)

======
Judul Buku : Antara Fiqih dan Tasawuf
Penulis : Galih Wardana, Lc
Penerbit : Rumah Fiqih Publishing
Tebal : 26 hlm
Tahun : 2019
Link Download: Buku Antara Fiqih dan Tasawuf pdf
======

Untuk mencapat derajat Ihsan ini tidaklah mudah, selain harus paham syari’at, menjaga kejernihan hati dan akhlak juga menjadi syarat yang harus dipenuhi. Di sinilah para ulama terdahulu memberikan petunjuk dan rambu-rambu menuju ihsan yang dikenal dengan ilmu tasawuf.

Pada bagian ketiga buku ini Anda akan menemukan penjelasan mengenai hubungan fiqih dengan tasawuf. Hubungan ini dapat diperoleh apabila kita memahami bahwa iman, islam, dan ihsan itu bertingkat-tingkat.

Dijelaskan dalam buku kecil ini bahwa apabila hati seorang manusia telah diliputi Iman, secara otomatis akan memerintahkan jasad untuk mengimplementasikan keImanannya dalam kehidupan nyata, maka bergeraklah jasad mengamalkan syari’at Islam dengan totalitas.

Adapun Ihsan, maka dia adalah derajat paling tinggi seorang hamba dalam agama Islam, ini dikarenakan seorang yang telah mencapai tingkat keImanan tinggi, akan tampak baginya hal-hal yang ghoib seperti nyata, tak ada lagi dalam hatinya bimbang dan keraguan. (hlm. 23)

Karena itulah buku ini sangat penting untuk kita pelajari guna mengetahui bagaimana sebenarnya kedudukan ilmu tasawuf dalam keislaman kita. Melalui buku ini kita akan tahu ternyata ilmu tasawuf sama pentingnya dengan ilmu fiqih untuk mencapai hakikat Islam.

Penjelasan di atas tentunya masih kurang untuk mengetahui bagaimana fiqih dan tasawuf sangat berhubungan dan penting untuk kita. Untuk itu silahkan Anda download ebook buku Antara Fiqih dan Tasawuf ini melalui link yang tersedia. [dutaislam.com/umi/gg]

Jual Kitab Kuning Pethuk
close
Iklan Flashdisk Kitab 32 GB