Sejarah Tarawih Sejak Zaman Nabi dan Sahabat (Ebook Fiqih PDF Download)
Cari Berita

Advertisement

Sejarah Tarawih Sejak Zaman Nabi dan Sahabat (Ebook Fiqih PDF Download)

Duta Islam #01
Senin, 18 Mei 2020
Jual Kaos Gus Baha

pdf download buku fiqih madzhab imam syafii
Cover Buku Fiqih "Sejarah Tarawih". Foto: dutaislam.com.

Oleh Abu Hadzifa

Dutaislam.com - Tidak banyak yang mengetahui kalau istilah Tarawih tidak pernah ditemukan di zaman Nabi Muhammad Saw. masih hidup. Zaman beliau Saw., shalat malam di Bulan Ramadhan hanya dikenal dengan istilah Qiyamullail.

Itulah salah satu inti dari buku fiqih PDF berjudul "Sejarah Tarawih" yang ditulis oleh Ahmad Zarkasih, Lc. setebal 76 halaman ini. Dalam buku singkat format PDF inilah kita mengetahui kalau Tarawih baru dikenal di zaman sahabat, yakni sahabat Umar bin Khattab saat menjadi khalifah menggantikan Sayyidina Abu Bakar ra.

Baca: Flashdisk Isi Kitab Kuning Makna Pesantren dan Terjemah

Pada masa Sayyidina Umar ra. inilah pelaksanaan Tarawih disusun secara sistematis dengan menunjuk seorang imam yang dianggap paling fasih dan paling bagus bacaan Al-Qur'annya.

Sebelum ditunjuk adanya imam, pada zaman Nabi Saw. dan zaman Sayyidina Abu Bakar ra., tarawih di masjid Nabawi dilaksanakan tidak teratur dan cendrung tidak menunjukkan persatuan. Fenomena yang terjadi, umat Islam waktu itu lebih memilih berjamaah dengan imam yang fasih bacaannya. Potensi terjadi kericuhan dan perpecahan sangat mungkin.

=====
JUDUL BUKU: Sejarah Tarawih
PENULIS: Ahmad Zarkasih
PENERBIT: Rumah Fiqih Publishing
TEBAL: 76 halaman PDF
TAHUN: 2019
LINK DOWNLOAD PDF: Buku Sejarah Tarawih
=====

Buktinya, banyak pemuka sahabat yang berlomba-lomba membaguskan suaranya agar mendapatkan jama'ah yang banyak tiap Ramadhan. Khalifah Umar ra. prihatin melihat hal itu. Hingga terucap darinya, "mereka menjadikan Al-Qur'an sebagai nyanyian". (hlm. 38).

Ubai bin Ka'ab akhirnya ditunjuk sebagai imam tunggal oleh Sayyidina Umar ra. Alasannya, Ubay bin Ka'ab inilah yang dulu pernah disebut Rasulullah Saw. sebagai yang terbaik bacaan Al-Qur'annya. (hlm. 40). Lalu, ditunjuk pula Tamim Ad-Dariy, sebagai pengganti Ubay saat kelelahan menjadi imam. (hlm. 42).

Baca: Toko Online Kitab Makna Pesantren 800 Judul

Sejak itulah umat Islam kembali terjaga persatuannya. Dan karena itu, Sayyidina Umar ra. menyebut sebuah ungkapan yang masyhur hingga saat ini, yakni: "nikmat bid'ah adalah ini", yakni untuk persatuan.

Semua ulama madzhab empat sepakat, Tarawih dilaksanakan dengan 20 rakaat dan 3 witir, yang tiap 2 rakaatnya dipisah dengan salam. Ini adalah warisan Sayyidina Umar ra.

Lebih lengkap membacanya, silakan download Buku PDF "Sejarah Tarawih" pada link yang sudah tersedia. Sekali duduk selesai kok. Resensi ini tidak cukup menulis singkat isinya, termasuk mengapa shalat Tarawih disebut dengan tarawih. Lihat referensinya di buku tersebut. [dutaislam.com/ab]

Jual Kitab Kuning Pethuk
close
Iklan Flashdisk Kitab 32 GB