Solidaritas Pelajar Efektif dalam Pencegahan Radikalisme di Sul-Sel
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Solidaritas Pelajar Efektif dalam Pencegahan Radikalisme di Sul-Sel

Duta Islam #02
Rabu, 30 Oktober 2019
Loading...

Pelajar SMA sederajat bersama BNPT dan FKPT Sulawesi Selatan dalam Pencegahan radikalisme dan terorisme.

DutaIslam.Com - Pesatnya Pertumbuhan Tekhnologi dan arus informasi serta komunikasi ibarat pisau bermata dua. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk peningkatan kapasitas pengetahuan dan skill.

Namun, pada sisi yang lain  membawa dampak negatif. Informasi-informasi destruktif mulai dari narkoba, radikalisme sampai dengan terorisme dengan mudah beredar tanpa dapat kita bendung dengan baik. Lahirlah generasi baru yang memiliki pola pikir serba cepat, serba instan, lintas batas, serta cenderung individualistik dan pragmatik.

Demikian dijelaskan Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.HI saat membacakan sambutan pembukaan kegiatan dialog atas kerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan, Rabu (30/10/2019).

“Soliditas pemuda sangat penting artinya untuk mencapai kemajuan pemuda sebagai syarat utama kemajuan suatu bangsa” tegas Andi.

Lanjut Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tersebut, bahwa jika pemuda solid maka bangsa kita akan semakin maju, kuat dan bersatu, sehingga pembangunan dapat kita laksanakan secara lancar dan berkelanjutan.

"Untuk itu para pemuda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kita adalah bangsa yang besar yang memiliki sumber daya alam berlimpah, memiliki sejarah leluhur bangsa yang hebat,kebudayaan yang unggul, masyarakat yang toleran, dan sumber daya manusia yang semakin lama semakin baik," ujarnya.

Mentalitas bangsa, kata dia, khususnya para pemuda harus terus dibangun agar menjadi pemuda-pemuda yang unggul, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing sehingga dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin hari semakin kompetitif.

Sementara Prof. Dr. Arfin Hamid, M.H selaku Ketua FKPT Sulawesi Selatan mengajak seluruh peserta dari SMA & Sederajat agar bersama-sama BNPT dan FKPT Sulawesi Selatan bersama dalam Pencegahan radikalisme dan terorisme. Salah satunya adalah membuat karya video pendek dengan tema “satu Indonesia”.

"Isi video kita harapkan mampu memberikan sarana edukasi dalam penguatan nilai nasionalisme & kebangsaan di tengah masyarakat," katanya.

“Sekali lagi para pelajar yang hadir atau pemuda sangat kita harapkan dalam mencegah paham radikalisme dan terorisme” tambah Prof. Hamdan Juhannis selaku Kapala Bidang Pemuda & Pendidikan FKPT Sulawesi Selatan.

Turut hadir yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan yaitu Bapak Syamsul Rizal Kasubdit Penanganan Konflik Badan Kesatuan Bangsa & Politik Sulawesi Selatan. Gubernur dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan bersama-sama dalam pencegahan radikalisme & terorisme.

“Meskipun sejauh ini situasi Sulawesi Selatan relative kondusif, namun jangan membuat kita lengah untuk waspada terhadap penyebaran radikalisme & terorisme” tutup Prof. Nurdin Abdullah yang dibacakan oleh Syamsul Rizal di Hotel Dalton (30/10/2019). [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini