Situs Kabar Islam Sembrono Bikin Judul Atasnamakan PBNU, Disebar Dosen UIN Walisongo
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Situs Kabar Islam Sembrono Bikin Judul Atasnamakan PBNU, Disebar Dosen UIN Walisongo

Duta Islam #03
Sabtu, 26 Oktober 2019
Loading...

Berita Situs Kabarislamnews.com yang atas namakan PBNU soal kekecewaan pengurus RMI pada kabinet Jokowi.
DutaIslam.Com - Situs Kabarislamnews.com ngaco saat memberitakan tentang kekecewaan Pengurus Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Ridwan Darmawan terkait susunan kabinet Jokowi yang baru.

Situs tersebut membuat judul "Kecewa Kader NU Tak Di Jadikan Menteri Agama, PBNU Do'akan Jokowi Kualat" tayang 23 Oktober 2019. Situs tersebut  menggeneralisir seolah-seolah kekecewaan itu atas nama PBNU.

Padahal Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siradj yang merupakan representasi utama dari PBNU menegaskan bahwa PBNU tidak pernah mengajukan nama-nama mentri dan akan tetap mendukung pemerintah.

"Kita sebagai rakyat, organisasi besar, siap mendukung dan membantu presiden. Ya itu niatnya, nggak niat nyari duit, membantu presiden," ujar Kiai Said.

Di sisi lain, RMI memang bagian dari PBNU dan salah satu pengurusnya bernama Ridwan sempat menyatakan kecewa atas susunan kabinet Jokowi yang baru. Namun tidak bisa dibenarkan jika pernyataan Ridwan kemudian disebut sebagai pernyataan PBNU sebagaimana dalam judul berita Kabarislamnews.com.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Ridwan telah mengatakan bahwa kekecewaan kepada Jokowi merupakan inisiatif diri sendiri sebagai pribadi warga NU. Bukan atas nama RMI, apalagi PBNU.

"Pemberitaan terkait dengan kekecewaan RMI NU terhadap Presiden Jokowi atas penetapan Menteri Agama tersebut bukan perintah lembaga RMI NU. Saya tidak memiliki kapasitas untuk mengatasnamakan Rabithah Ma'ahid Islamiyah NU," ujar Ridwan,Rabu (23/10/2019) dikutip dari Republika.co.id.

Namun Kabarislamnews.com malah membuat judul berita "Kecewa Kader NU Tak Di Jadikan Menteri Agama, PBNU Do'akan Jokowi Kualat". Satu perbuatan yang sangat sembrono.

Berita Kabarislamnews.com yang disebar akun FB Dosen UIN bernama Aunur Rochim.
Hingga editorial ini ditulis, berita tersebut tidak diedit dan masih bisa dilihat. Hingga salah satu Dosen UIN Walisongo bernama Aunur Rochim ikut menyebarkan di akun Facebooknya Jumat 25 Oktober 2019. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini