Sekjen PA 212 Diperiksa Polisi Terkait Penculikan Ninoy, Adakah Kaitannya dengan HTI?
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Sekjen PA 212 Diperiksa Polisi Terkait Penculikan Ninoy, Adakah Kaitannya dengan HTI?

Duta Islam #02
Selasa, 08 Oktober 2019
Loading...

Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar (Foto: Indra Komara/detikcom)
DutaIslam.Com - Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Abdul Jabbar, telah diperiksa oleh Polda Metro Jaya. Detail pemeriksaan Bernard belum diketahui.

"Iya. Sedang dimintai keterangannya," kata Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin, sebagimana dilansir Detikcom, Senin (07/10/2019).

Novel sendiri juga telah menerima surat panggilan dari Polda Metro Jaya untuk hadir sebagai saksi kasus penculikan Ninoy Karundeng. Novel menduga, pemeriksaan Bernard ada kaitannya.

"Ada kemungkinan ke sana," ujar Novel.

Namun pihaknya belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait Sekjennya yang tengah diperiksa itu. Dia hanya memberikan tambahan informasi, Bernard diperiksa bersama orang lain.

"Belum bisa dijelaskan secara detail. Intinya sudah di Polda, diminta keterangannya bersama pengurus masjid yang lain," kata Novel.

Menanggapi hal ini, mantan ketua HTI Bangka Belitung Ayik Heriansyah menyatakan bahwa Bernard Abdul Jabbar adalah murid  Muhammad Al Khaththath, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI).

"Bernard murid Al-Khaththath," kata Ayik kepada Dutaislam.com, Selasa (08/10/2019).

Al Khaththath tidak hanya aktif di FUI. Sebelumnya, pria kelahiran Pasuruan 12 Juni 1964 ini sempat menjabat sebagai salah satu pimpinan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Lalau adakah kaitannya dengan politik HTI?

"2011 saya dua kali ketemu 4 mata dengan Al-Khaththath di kantor FUI dan di rumahnya. Waktu itu Bernard sudah menjadi fungsionaris FUI. Visi perjuangan Al-Khaththath gak jelas setelah left dari HTI. Tapi dia masih berorientasi kepada kekuasaan politik," ungkap Ayik.

Ayik sendiri pernah ditawari untuk bergabung di FUI, namun Ayik menolaknya.

"Waktu dia minta saya bantu dia di FUI, gak saya jawab," ujarnya. [dutaislam.com/gg]

Loading...