Sambut Hari Santri, Ribuan Nahdliyin Lombok Tengah Terima Ijazah Wirid 9 (Siwak)
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Sambut Hari Santri, Ribuan Nahdliyin Lombok Tengah Terima Ijazah Wirid 9 (Siwak)

Duta Islam #02
Minggu, 13 Oktober 2019
Loading...

Nahdliyin Lombok Tengan mengikuti ijazahan wirid 9 (siwak).

DutaIslam.Com - Ribuan Jama’ah Nahdliyin memadati halaman Pondok Pesantren At Tamimy Praya untuk mengikuti Peluncuran dan Ijazah Wirid 9 (Siwak) Nahdlatul Ulama pada Sabtu, (12/10/2019) malam. Ribuan jamaah ini datang dari berbagi daerah di Lombok Tengah.

Peluncuran dan Ijazah Wirid Siwak ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Tengah dalam rangka Perayaan Hari Santri Nasional 2019 yang puncaknya akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2019 mendatang.

Selain memadati dalam ponpes, ribuan warga Nahdliyyin tampak tumpah memenuhi jalan-jalan di luar Ponpes. Meski duduk dengan alas tikar dan terpal, mereka terlihat khusuk berdoa dan ikut serta membaca wirid 9 yang cukup panjang itu.

"Wirid Siwak ini adalah kumpulan amalan yang dihimpun dari amalan para muassis dan masyaikh Nahdlatul Ulama baik yang masih hidup maupun sudah wafat kemudian dihimpun oleh tim 9 yang terdiri dari para tuan guru yang sudah direstui oleh para ulama-ulama khos Lombok Tengah," kata Sekretaris PCNU Lombok Tengah Drs. L. Rupawan Jhoni pada Qolama.

Acara ini dimulai dengan Shalat Magrib dan Shalat Isya’ berjama’ah, dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin kemudian pembacaan wirid secara lengkap. Ijazah Wirid Siwak yang langsung dipimpin Rois Syuriyah PWNU NTB TGH. L. Turmudzi Badaruddin dan dilanjutkan Tausiyah oleh Ketua PBNU KH. Abdul Mannan.

“Saya sebagai orang yang kalian anggap paling tua disini, mengijazahkan amalan wirid siwak ini, semoga kita semua warga Nahdliyyin senantiasa dilindungi oleh Allah SWT, daerah kita NTB ini aman terteram, bangsa Indonesia damai dan sejahtera, serta kita semua diberikan keistiqomahan dalam berbuat kebaikan dan mendapatkan berkah dari para ulama dan mendapatkan syafaatnya Rasulullah SAW,” tutur Tuan Guru yang dikenal juga sebagai salah saorang Mursyid Tarikat Qadiriyah Naqsabandiyah Lombok ini.

“Ajaztukum” Seru beliau dan dijawab Jama’ah dengan “Qabilna”.

TGH. Turmudzi berpesan agar wirid ini tidak hanya diterima tapi diamalkan dan diistiqomahkan setiap hari, setiap saat sehingga bisa menjadi pelindung dan pembawa kebahagiaan di dunia dan di Akhirat.

TGH. L. Turmudzi Badaruddin memberikan ijazah wirid siwak.

PBNU Apresiasi Gelaran Ijazah Wirid Siwak Nahdlatul Ulama
Sementara itu, Ketua PBNU, KH. Abdul Manan A Ghani dalam tausiyahnya, menyampaikan sangat gembira dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya Dzikir Akbar dan Ijazah Wirid 9 oleh PCNU Lombok Tengah ini. Ia menyitir ayat, karena berdzikir dan membaca wirid adalah satu diantara tanda-tanda orang beriman.

“Semoga kita semua termasuk ahli-ahli dzikir yang mendapatkan cinta dan syafaat rasulullah Muhammad SAW,” ungkapnya.

KH. Abdul Manan Ghani yang juga penulis buku Silsilah Keilmuan Ulama NU ini menegaskan tentang pentingnya mengikuti para ulama dan memperhatikan silsilah keilmuan.

"Kita harus pastikan bahwa guru kita dalam beragama jelas silsilah keilmuannya, mulai dari guru-guru kita dikampung, bersambung ke guru-guru mereka para ulama, para ulama berguru kepada tabi'in, tabi'in berguru pada para sahabat dan sahabat berguru kepada baginda nabi Muhammad SAW, itu namanya silsilah keilmuan," tegasnya.

Ia menambahkan, hanya ulama yang nyambung keilmuannya hingga Rasulullah yang pantas kita tauladani, cara hidupnya, cara menuntut ilmunya hingga cara-cara berdakwahnya.

“Para ulama kita cara berdakwahnya santun dan menyejukkan, tidak dengan kekerasan, salah satu metode yang mereka gunakan adalah tarekat,” jelasnya.

Selain TGH. Turmudzi dan KH. Abdul Manan, hadir dalam acara Peluncuran dan Ijazah Wirid Siwak ini Rois Syuriah PCNU Lombok Tengah TGH. Ma'arif Makmun Diranse, Ketua PWNU NTB Prof. Dr. Masnun Tahir, Wakil Bupati Lombok Tengah yang juga ketua Tandfidziyah PCNU Loteng H. L. Pathul Bahri, TGH. Saleh Tsalist, TGH. Asrorul Haq, TGH. Moh. Noor, TGH. Sabarudin dan hampir semua tokoh-tokoh NU se Lombok Tengah. [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini