LBM PCNU Surakarta Bahas Sholat Tolak Balak Rabu Wekasan, Ini Hukumnya
Cari Berita

Advertisement

Loading...

LBM PCNU Surakarta Bahas Sholat Tolak Balak Rabu Wekasan, Ini Hukumnya

Duta Islam #02
Jumat, 18 Oktober 2019
Loading...

Gus Ta'in dalam sebuah acara di kantor PCNU Kota Surakarta.

DutaIslam.Com - Musyawarah Lembaga Bathsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta membahas permasalahan hukum fiqih perihal hukum sholat Rabu Wekasan sekaligus tata cara sholat Rabu Wekasan sehubungan akan berakhirnya bulan Safar.

Di katakan ketua LBM PCNU Kota Surakarta A.M Mustain Nasoha (Gus Ta'in), Rebo Wekasan adalah rabu terakhir di bulan Safar, yang diyakini oleh sebagian orang arif dari ahli kasyaf akan diturukan banyak sekali balak atau cobaan. Oleh karena itu, sebagian orang akan melakukan sholat tolak balak demi tertolaknya balak dibulan Safar.

Lantas bagaimana hukumnya melaksanakan Sholat Tolak balak Rabu Wekasan dan bagaimana tata cara melaksanakan Sholat Rabu Wekasan?

Menyampaikan hasil kajian musyawarah LBM PCNU Kota Surakarta, Gus Ta'in mengatakan, hukumnya diperbolehkan dengan syarat diniatkan solatnya dengan niat sholat masyru’ah. Misalnya sholat mutlak, sholat hajat, sholat tasbih dan lain sebagainya. Dimana dengan perantara sholat ini diharapkan Allah SWT akan mengangkat segala bencana dan balak yang akan ditimpakan.

"Jika diniatkan sholat safar (sholat bepergian) atau sholat li daf'il bala’ (sholat untuk menghilangkan balak) maka hukumnya haram dan bid'ah mazmumah," Jelasnya.

Adapun tata cara sholatnya 4 rakaat dua kali salam, dengan niat sholat mutlak atau yang lain.
Di rakaat pertama setelah Fatihah membaca Al-Kautsar 17 kali. Di rakaat kedua setelah Fatihah membaca Al Ikhlas 5 kali. Di rakaat ketiga Setelah Fatihah membaca Al-Falaq 1 kali dan di rakaat keempat setelah Fatihah membaca Al-Nas 1 kali, lantas membaca doa.

Dalil yang diambil imbuh Gus Ta'in yakni, Kitab Tuhfatul Mughtaj juz 2 halaman 238, Kitab Minhajus Surur halaman 17-18, Kitab Al-Jawahir Al-Khomsu halaman 50-51, Kitab Al Ghunyah juz 2 halaman 237, Kitab Sulam Al-Futuhat juz 5 halaman 2-4, Kitab Kanzun Najah Wa As-Surur halaman 33 dan Fatwa KH. Hasyim Asy’ari.

Demikian hasil kajian LBM PCNU Kota Surakarta perihal sholat Rabu Wekasan dan tata cara Sholat Rabu Wekasan di bulan Safar yang terlampir pada surat Nomor:009/LBM/PCNU/SKA/VIII/10/2019, perihal pemberitahuan hasil musyawarah LBM PCNU Kota Surakarta. [dutaislam.com/djoko/gg]

close
Banner iklan disini