Felix Siauw Dukung Istri TNI yang Nyinyir ke Wiranto
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Felix Siauw Dukung Istri TNI yang Nyinyir ke Wiranto

Duta Islam #03
Selasa, 15 Oktober 2019
Loading...

Felix Siauw dukung istri TNI yang dicopot karena nyinyir. Foto: dutaisalm.com.
DutaIslam.Com - Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi dicopot jabatannya lantaran ulah sang istri Irma Nasution nyinyir terkait insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto beberapa waktu lalu. Pencopotan Kolonel Hendi karena dinilai melanggar disiplin TNI.

Bukannya mengapresiasi ketegasan TNI dalam menyikapi persoalan, Ustadz HTI Felix Siauw justru memuji-muji istri TNI yang nyinyir atas penusukan Wiranto.

"Genggam terus paaak, jangan kasih kendooor, nge-fans banget sama pasangan ini," tulis Felix di Facebook dengan melampirkan foto Kolonel Hendi dan istrinya, Selasa (15/10/2019).

Tak hanya memuji, Felix bahkan menyebut ada kebaikan dunia akhirat atas kelakuan sang istri yang telah membuat suaminya dicopot tersebut. Felix juga mengaku respek.

"Jalan kebaikan dunia akhirat ibu ini, insyaAllah. Banyak yang doain ibu ini, dan bapak, dan sekeluarga. Respect buat pasangan ini, masyaAllah, banyak-banyak doa ibu dan bapak, lagi dikabulin Allah nih saat-saat begini," ujar Felix.

Sementara itu, KSAD Jenderal Andika Perkasa menjawab kritik soal pencopotan Dandim Kendari Kolonel Hendi Supendi karena istrinya nyinyir di media sosial. Andika menegaskan istri prajurit juga harus menjaga diri karena tidak bisa dipisahkan dari suami.

"Jadi satu hal yang perlu kami informasikan, begitu anggota kita kemudian merencanakan menikah itu mereka akan mengajukan ke kesatuan pengajuan izin untuk pernikahan, para istri setelah menikah akan menjadi namanya istri prajurit TNI Angkatan Darat, ada organisasi yang disebut Persit, atau Persatuan Istri TNI AD," kata Andika di Mabes Angkatan Darat, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019) dikutip dari Detik.com.

Andika menjelaskan, dalam anggaran dasar Persit, dinyatakan bahwa istri prajurit TNI AD tidak dapat dipisahkan dari Angkatan Darat, baik dalam pelaksanaan tugas organisasi maupun dalam kehidupan pribadi. Aturan itu tidak asing lagi bagi istri prajurit TNI AD.

"Karena sejak mereka menyatakan dirinya siap untuk menikah dengan anggota TNI AD mereka harus menerima bahwa mereka akan menjadi istri prajurit kemudian juga memiliki jabatan," ujarnya.[dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini