Baru Sebulan di Indonesia, Warga Jepang Masuk Islam Lewat PBNU
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Baru Sebulan di Indonesia, Warga Jepang Masuk Islam Lewat PBNU

Duta Islam #03
Minggu, 20 Oktober 2019
Loading...

Warga Jepang masuk Islam lewat PBNU. Foto: NU Online.
DutaIslam.Com - Seorang warga Jepang bernama Kazushige Kobayashi memeluk agama Islam di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (19/10/2019) sore. Kazushige membaca dua kalimat syahadat dibimbing Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Kazushige bercerita awal mula tertarik terhadap Islam ialah karena makanan dan minuman. Menurutnya Islam sangat menjaga dari makanan dan minuman yang tidak sehat. Seperti makanan yang mengandung babi dan minuman beralkohol. 

Kazushige adalah pria kelahiran 1984 di Distrik Shizuoka, Jepang. Dia baru sebulan di Indonesia. Dia bekerja di sebuah perusahaan properti.

Sebelum Kazushige membaca kalimat syahadat, Kiai Said bertanya Kobayashi apakah dirinya masuk Islam secara sukarela. Kobayashi menjawab iya.

Kiai Said kemudian mengatakan bahwa Islam adalah agama damai dan mengajarkan kedamaian. Agama selamat dan menyelamatkan.

"Orang itu adalah orang yang saya selamat dan orang lain selamat, orang Islam menyelamatkan lingkungannya, menyelamatkan sekitarnya. Kalau ada orang Islam yang membuat orang lain ketakutan, itu bukan orang Islam," jelasnya.

Kiai Said melanjutkan, Islam berasal dari kata salamatun, artinya selamat dan menyelamatkan atau Islam berasal dari kata taslim, artinya menyerahkan diri kepada Allah secara total.   

"Islam itu membawa misi membawa perdamaian dan penyerahan diri secara total kepada Tuhan," teranganya.

Lebih lanjut menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah, Ciganjur, Jakarta Selatan ini, Islam adalah agama yang murni hingga sekarang setelah melewati masa 15 abad. Dari sejak zaman Rasulullah Muhammad Saw, teologi, ajaran, dan syariatnya masih utuh dan akan tetap utuh.   

"Rukun imannya dari dulu sampai sekarang masih tetap, ritualnya, shalat lima waktu tetap lima waktu sejak zaman Nabi Muhammad, puasa, zakat, haji, tetap utuh," tegasnya.   

Kiai Said kemudian menambahkan Abdullah di depan nama lengkapnya, menjadi Abdullah Kazushige Kobayashi. [dutaislam.com/pin]

Keterangan: Diolah dari NU Online dengan judul asli 'Warga Jepang Masuk Islam di PBNU, Dibimbing Kiai Said Aqil Siroj'

close
Banner iklan disini