Wagiman: Tengku Dzulkarnain Tidak Bisa Bedakan Nadzar dan Janji
Cari Berita

Advertisement

Wagiman: Tengku Dzulkarnain Tidak Bisa Bedakan Nadzar dan Janji

Duta Islam #03
Selasa, 10 September 2019

Ustadz Tengku Dzulkarnain. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Ustadz Tengku Dzulkarnain dinilai tidak bisa membedakan nadzar dan janji. Hal ini terkait batalnya membeli mobil Esemka yang sebelumnya sempat dinazarkan oleh dirinya.

"Ternyata @ustadtengkuzul tidak bisa bedaken Nadzar & Janji, hati-hati ber-Nadzar," kata Wagiman melalui akun Twitternya @WagimanDepp, Selasa (10/09/2019).

Wagiman meminta Dzulkarnain untuk berhati-hati dengan nadzar jika tidak ditepati.

"Dan jangan kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu yang menyebabkan tergelincir kaki sesudah kokoh tegaknya dan kamu rasakan kemelaratan karena kamu menghalangi dari jalan Allah dan bagimu Azab yang besar," tulis Wagiman mengutip sebuah dalil.
Sebelum mobil Esemka diremsikan, Ustadz Tengku Dzulkarnain pernah bernadzar jika Esemka benar-benar keluar akan membeli 10 dan mobil itu akan diberikan kepada tetangganya. Ustadz Tengku juga bersumpah jika dirinya ingkar semoga Allah menimpakan bencana.

"Aku bernadzar jika SMK keluar, aku beli 10 biji tak bagi ke tetanggaku. Jika ingkar semoga Allah menimpakan bencana kepadaku. Awas kejang," kata Ustadz Tengku Dzulkarnain.


Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo, Sabtu (07/09/2019) lalu meresmikan pabrik mobil dalam negeri PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali. Presiden Direktur Esemka Eddy Wirajaya mengumumkan harga pickup Esemka Bima 1.2 dan 1.3 di kisaran Rp 110 juta per unit.  Sementara harga SUV Esemka Garuda 1 diperkirakan masih di bawah Rp 280 juta.

Setelah Esemka diresmikan dan dipasarkan, sejumlah netizen menagih nadzar Ustadz Tengku Dzulkarnain. Nadzar yang pernah disampaikan melalui akun Twitternya tersebut diunggah ulang oleh netizen.

Namun bukannya memenuhi nadzar tersebut, Ustadz Tengku Dzulkarnain berkilah dengan menyatakan bahwa Esemka tidak sesuai yang dijanjikan. Padahal, dalam tangkapan layar nadzarnya, dia tidak menyebutkan secara spesifik terkait mobil Esemka.

"Seorang pemuda janji kawin dengan seorang kawan di medsos yang posting foto gadis cakep. Giliran ketemu ternyata nenek tua. Langsung deh dibatalin. Langsung dituduh ingkar janji. Yang salah siapa? Nah, Esemka dipromosikan MPV cakep warna hitam. Giliran nongol Pick Up. Batal deh..!," kata Ustadz Tengku di Twitter, Senin (09/09/2019).
Karena postingan tersebut, Ustadz Tengku dinilai tidak bisa membedakan antara nadzar dan janji. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini