Tafsir Surat Al-Anfal Ayat 73, Peringatan Kepada Umat Islam
Cari Berita

Advertisement

Tafsir Surat Al-Anfal Ayat 73, Peringatan Kepada Umat Islam

Duta Islam #04
Minggu, 01 September 2019

Penjelasan kandungan Surat al-Anfal ayat 73 (sumber: istimewa)
Surat al-Anfal ayat 73 berkaitan erat dengan ayat sebelumnya. Ayat sebelumnya membincang tentang ikatan antar umat Islam.

DutaIslam.Com - Surat al-Anfal ayat 73 menjelaskan tentang hubungan orang kafir dengan orang kafir lainnya. Di dalam Surat al-Anfal ayat 73 disebutkan, mereka saling membantu satu sama lain.

Ketika ada satu pp0dari mereka yang mengalami kesusahan, maka mereka akan saling membantu dan tolong menolong. Mereka menjadi pelindung atas sebagian yang lainnya.

Baca: Tafsir Surat Al-Hujurat Ayat 6, Membudayakan Tabayyun

Hubungan orang kafir yang demikian menggambarkan ikatan mereka sangat kuat. Sebab, orang kafir tidak akan membiarkan saudara mereka dilanda kesusahan atau musibah.

Di sisi lain, Allah SWT di dalam Surat al-Anfal ayat 73 mengingatkan kepada umat Islam jika tidak memperkuat ikatan di antara mereka, sebagaimana yang dilakulan orang kafir, maka akan terjadi kehancuran. Perpecahan dan permusuhan siap menghadang umat Islam.

وَالَّذِينَ كَفَرُوا بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الْأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ

"Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar" (QS. al-Anfal:73).

Ayat di atas menegaskan potret kehidupan sosial orang kafir. Kehidupan sosial mereka satu sama lain saling mendukung. Mereka rela berkorban untuk membela saudaranya yang lain.

Melihat potret orang kafir yang saling menguatkan satu sama lain, Allah SWT menegaskan kepada umat Islam agar saling mempererat satu sama lain. Dengan merkuat ikatan, akan timbul di dalam diri mereka sikap saling membantu.

Baca: Tafsir Surat Al-Hujurat Ayat 11, Larangan Memandang Rendah Orang Lain

Di dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, Rasulullah SAW membacakan Surat al-Anfal setelah sebelumnya beliau menyinggung orang muslim dengan orang musyrik tidak saling mewaris hartanya.

ثم قرأ : ( والذينفتنة في الأرض وفساد كبير ).

"Setelah itu beliau membacakan ayat: wal ladziiina kafaruu ba’dluHum auliyaa-u ba’dlin illaa taf’aluuHu takun fitnatun fil ardli wa fasaadun kabiir" (Tafsir Ibnu Katsir, hal. 186).

Surat al-Anfal ayat 73 memberikan tuntunan bagi umat Islam untuk memegang teguh perintah Allah SWT. Yang dimaksud perintah Allah dalam Surat al-Anfal 73 adalah persaudaraan yang teguh antara kaum muslimin, saling tolong-menolong, dan berlepas diri terhadap orang-orang kafir.

Sikap saling melindungi dan bahu-membahu demi membela serta meninggikan agama Allah. Karena, jika tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah, maka niscaya akan terjadi kekacauan yang dahsyat di bumi dan keruakan yang besar (dutaislam.com/in]

close
Banner iklan disini