PBNU Desak Pemerintah Usut Aktor Penyebab Karhutla dan Tangani Dampaknya
Cari Berita

Advertisement

PBNU Desak Pemerintah Usut Aktor Penyebab Karhutla dan Tangani Dampaknya

Duta Islam #02
Senin, 16 September 2019

PBNU mendesak pemerintah untuk mengusut aktor penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menangani dampaknya sesegera mungkin. (Foto: @nahdlatululama)
DutaIslam.Com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak pemerintah untuk mengusut aktor penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai tempat di Indonesia.

"Pemerintah harus melakukan penegakan hukum serta mengusut tuntas penyebab serta aktor di balik kebakaran hutan yang terjadi," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (16/09/2019).

Selain itu, PBNU juga mendesak agar pemerintah melalukan langkah-langkah pemadaman dan penanggulangan yang efektif dan sistematis.

"Termasuk penanggulangan dampak kebakaran yang menyasar kepada warga dan dampak lingkungan dan ekosistem fauna yang ada," ujar Kiai Said.

Menurutnya, pemerintah harus segera membangun ruang-ruang aman dan memperbanyak layanan kesehatan di daerah terdampak asap.

"Bahkan, jika diperlukan pemerintah juga harus siap melakukan tindakan evakuasi terhadap warga yang terdampak karhutla jika situasi mengharuskan tindakan tersebut," kata Kiai Said menambahkan.

PBNU juga menyinggung perusahaan terkait yang memiliki lahan di lokasi karhutla.

"Harus bertanggungjawab untuk menanggulangi persoalan ini," tandas Kiai Said.

Selain itu, PBNU juga mengajak masyarakat untuk membangun solidaritas sosial dalam mengatasi bencana tersebut.

"Kita harus berkomitmen untuk menyatukan pemahaman bahwa kebakaran hutan yang terjadi adalah bagian dari perusakan lingkungan dan tidak boleh terjadi lagi di Indonesia," kata Kiai Said.

PBNU sendiri telah menurunkan tim relawan NU Peduli untuk membantu menanggulangi kebakaran dan melakukan kerja-kerja kemanusiaan seperti membagikan masker kepada warga, dan lain sebagainya. [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini