Ngaji Gus Baha: Menjadi Muslim Biasa Saja
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Ngaji Gus Baha: Menjadi Muslim Biasa Saja

Duta Islam #02
Senin, 02 September 2019
Loading...

Gus Baha'. (Foto: istimewa)
DutaIslam.Com - Kalau diringkas, kira-kira begitulah salah satu inti mengaji dari Gus Baha’. “Kalau kuat naik haji ya naik haji. Itu bagus karena masuk dalam rukun Islam. Tapi ya harus tahu ilmunya. Kamu naik haji, pulang ke rumah dikunjungi orang-orang kampung. Terus kamu bilang, ‘Pokoknya rugi jadi muslim kalau tidak naik haji, tidak sowan ke Kanjeng Nabi’. Omongan seperti itu menyakiti banyak orang yang tidak kuat berhaji…"

“Ibadah hajimu belum tentu diterima, mulutmu sudah pasti menyakiti tetangga-tetanggamu. Makanya jadi muslim itu yang biasa saja. Karena saya orang alim, ya ibadah saya mengajar. Kalian yang awam, tugasnya belajar. Orang kaya ibadahnya sedekah. Orang miskin ibadahnya bersabar."

“Manusia itu diciptakan tujuannya supaya beribadah kepada Tuhan. Masalahnya, definisi ibadah kita itu sering cupet. Ibadah itu kan tidak hanya salat, puasa, haji, sedekah, dll. Momong anak ya ibadah, mencari rezeki ya ibadah, kumpul silaturahmi dengan kawan ya ibadah, makan ya ibadah, tidur ya ibadah. Makanya kalau tidur ya diniati ibadah, daripada kalau tidak tidur nanti malah ghibah, mabuk-mabukan, pergi ke tempat prostitusi…."

“Jadi orang jangan terlalu khusyuk. Orang Khawarij itu khusyuk-khusyuk…”

“Kamu punya uang banyak. Terus ada orang menjual tanah strategis di pinggir jalan. Kamu kuat membeli. Tp tak kamu beli. Kalau tanah itu kemudian dibeli orang lalu dipakai menjadi tempat maksiat, kamu ikut berdosa. Makanya kalau ada orang baik yg kaya, kalian harus suka. Setidaknya dgn uang di tangannya, dunia tak bertambah buruk.”

Saya kemudian ingat Pak AR Fachrudin. Beliau pernah memantik kontroversi ketika ditanya apakah uang hasil menang SDSB boleh dipakai membangun masjid? Beliau menjawab: boleh. Jawaban itu menimbulkan polemik. Karena dalil yang sering dipakai adalah uang untuk kebaikan harus dari uang yang baik. Jawaban beliau sangat masuk akal: Lha kalau duit hasil keburukan hanya boleh untuk keburukan, makin buruk dunia ini. [dutaislam.com/gg]

Source: FB NGAJI GUS BAHA'

close
Banner iklan disini