Netizen Pertanyakan Kenapa Aktivis HTI Kampanye Khilafah dan Jelekkan Presiden Tak Diciduk Polisi
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Netizen Pertanyakan Kenapa Aktivis HTI Kampanye Khilafah dan Jelekkan Presiden Tak Diciduk Polisi

Duta Islam #02
Minggu, 01 September 2019
Loading...

Tangkapan layar hashtag kampanye khilafah, 1 September 2019.
DutaIslam.Com - Hari ini parade bendera tauhid ciri khas HTI berlangsung di beberapa tempat. Mereka membuat hashtag di Twitter #KhilafahWillBeBack hingga menjadi trending topic.

Baca: Kibarkan Bendera Tauhid, Parade Ukhwah Solo Jadi Bahan Kampanye Dukung Khilafah

Sejumlah tokoh HTI seperti Felix Siauw turut meramaikan parade bendera tauhid tersebut.

"Percuma juga dibubarin, lha wong sama saja... Mana ada yg berani ama mereka klo sdh pake simbol agama...," tulis akun @narkosun, Ahad (01/09/2019) membagikan berita kehadiran Felix dalam parade bendera tauhid di Solo.

Narko juga mengomentari aktivis HTI Alimudin Baharsyah yang kampanye khilafah dan menjelek-jelekkan Presiden menyebut diktator dan bloon.

"Klo @DivHumas_Polri butuh bukti video caci maki curut khilafah ini, monggo lihat di bawah. Kurang bukti apalagi, pak?," tulis Narko meretweet video yang dipostingnya beberapa waktu lalu.

"Mungkin Yth @DivHumas_Polri punya alasan kenapa adik kita dalam video ini belum juga ditindak," kata akun @RiuUtomoRizki menanggapi Narko. [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini