Diklarifikasi, Polisi Sebut Batu dan Bensin di Ambulans Milik Perusuh yang Berlindung
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Diklarifikasi, Polisi Sebut Batu dan Bensin di Ambulans Milik Perusuh yang Berlindung

Duta Islam #02
Kamis, 26 September 2019
Loading...

Salah satu mobil ambulans yang terpakir di Mapolda Metro Jaya (CNN Indonesiaa/Patricia Diah Ayu).
DutaIslam.Com - Polda Metro Jaya mengklarifikasi informasi tentang mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia yang diduga membawa batu serta bensin di sekitar lokasi demonstrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan bahwa mobil ambulans yang dimaksud tidak membawa batu mau pun bensin.

Argo menjelaskan kala itu anggota Brimob tengah bertugas menghalau massa pelajar. Brimob dilempari batu serta benda lainya.

Kemudian, lanjut Argo, perusuh yang melakukan aksi pelemparan itu mencari perlindungan dengan masuk ke dalam mobil ambulans.

"Perusuh itu pun membawa alat ini, ada batu, dia itu mencari perlindungan masuk ke mobil PMI membawa batu dan ada kembang api juga, jadi dia masuk ke mobil," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (26/09/2019), sebagaimana dilansir CNN Indonesia.

Setelah itu, muncul anggapan di kalangan anggota Brimob yang bertugas bahwa mobil ambulans itu digunakan para perusuh. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Para perusuh itu yang kemudian memanfaatkan mobil ambulans untuk berlindung.

"Jadi anggapan dari Brimob ini diduga mobil yang digunakan untuk perusuh, tapi bukan," ujarnya.

Sebelumnya, Polisi menyebut telah mengamankan lima ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Batu dan bensin tersebut diduga untuk molotov terkait demo di sekitar DPR.

"02:14 #Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto.," tulis akun Facebook TMC Polda Metro Jaya, Kamis (26/09/2019) dini hari. [dutaislam.com/gg]

Loading...