Cerita Mbah Moen Tentang Keajaiban Kota Madinah
Cari Berita

Advertisement

Cerita Mbah Moen Tentang Keajaiban Kota Madinah

Duta Islam #03
Selasa, 17 September 2019

Mbah Moen. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Dalam sebuah pengajian Ihya, KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen pernah bercerita bahwa ayahnya Kiai Zubair masih menyaksikan zaman di mana setiap rombongan dari Makkah menuju Madinah, binatang-binatang yang menjadi kendaraan mereka, seperti unta atau keledai berlari kencang tanpa kendali saat mulai melihat kubah hijau yang berada di atas makam Rasulullah.

Kata Mbah Moen, binatang-binatang ini berlari kencang tanpa kendali karena rasa yang teramat rindu pada Rasulullah SAW, manusia yang paling agung dan mulia.

Fenomena yang luar biasa ini juga diceritakan oleh Imam Ibnu Daiba’:

ألـم ترها وقد مدت خطاها

وسالت من مدامعها سحائب

Tidakkah engkau lihat unta itu semakin cepat langkahnya

Bercucuran deras dari matanya, air mata bagaikan awan

فدع جذب الزمام ولا تسقها

فقائد شوقها للحي جاذب

Maka biarkanlah, jangan tarik tali kekang dan janganlah menggiringnya

Karena yang menariknya adalah kerinduan pada Sang Nabi

فهم طربا كمـاهامت والاَّ

فانَّكَ فِـى طريقِ الـحبِّ كاذب

Luapkanlah rasa cintamu sebagaimana yang dilakukan unta dan jika tidak,

Maka jalan cintamu pada Nabi adalah dusta

اَما هذا العقيق بدا وهذى

قِبابُ الحيِّ لاحتْ والـمضارب

Perhatikan, kota akiq telah nampak dan inilah

Kubah Nabi yang gemerlapan cahayanya menyilaukan

وتلك القبة الخضراء فــيــــها

نبي نوره يجلو الغياهــب

Dan itulah kubah yg hijau dan Nabi bermakam di sana

Seorang Nabi yang cahayanya menerangi kegelapan

Mbah Moen menjelaskan, sekarang banyak orang yang tertipu dengan amalnya (mungkin karena kebodohannya) saat mereka masuk ke Kota Madinah. Mereka tak berniat ziarah ke makam Nabi Muhammad sebagai tujuan utama. Namun mereka ke Kota Nabi hanya untuk melaksanakan salat arba’in atau beribadah di Roudhoh.

Mbah Moen menyesalkan, saat itu ada seorang kiai yang melaksanakan haji. Namun tak menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Rasulullah. Bahkan seekor unta saja merindukan Rasulullah namun mengapa manusia tidak demikian.

Mbah Moen memberikan nasihat agar umat Islam berziarah ke makam Rasulullah untuk mendoakan dan mengenang kebaikan beliau menyebarkan Islam agar kita menerima rahmat Allah dan bisa merasakan surganya.

Mbah Moen dengan nada keras menuqil sebuah hadits :

من حج البيت ولم يزرني فقد جفاني

Dalam hadits Bukhori, Rasulullah bersabda:


لاَ تُطْرُونِي، كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ، فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ، فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ، وَرَسُولُهُ.

Semoga suatu saat, jika Allah memberi kesempatan kepada kita untuk dapat berkunjung ke Tanah Haram, kita bisa menata niat yang sesuai dengan ajaran Rasulullah dan sesuai dengan ilmu yang diajarkan Mbah Moen.[dutaislam.com/pin]

Keterangan: Disadur dan diedit dari Okezone.com dengan judul asli 'Cerita Mbah Moen Tentang Keajaiban Kota Madinah'.

close
Banner iklan disini