Nama Ulama yang Dimakamkan di Ma'la, Menjadi Tetangga Allah
Cari Berita

Advertisement

Nama Ulama yang Dimakamkan di Ma'la, Menjadi Tetangga Allah

Duta Islam #01
Selasa, 13 Agustus 2019

tempat makam rasulullah
Makam Ma'la di Makkah
Dutaislam.com - Ma'la adalah singkatan dari Jannatul Ma'la, tempat dimakamannya Rasulullah Saw. dan keluarga besar beliau. Istri, putra, kakek, paman, dimakamkan di sana. Keluarga besar Rasulullah Saw. yang dimakamkan di Jannatul Ma'la antara lain:

  1. Khadijah Al-Kubra (istri)
  2. Al-Qosim bin Muhammad (putra)
  3. Abdullah bin Muhammad (putra)
  4. Abdul Muttalib bin Hasyim (kakek)
  5. Abu Thalib (paman)
  6. Abdurrahman dan Asma (putra Abu Bakar Shiddiq).

Karena itulah, mereka yang dimakamkan di Ma'la adalah orang-orang mulia yang bertatangga makamnya dengan Rasulullah Saw. Di antara ulama' yang dimakamkan di Ma'la adalah:

  1. Syaikh Nawawi bin Umar al-Bantani (w. 25 Syawal 1314 H/29  Maret 1879 M) 
  2. Syaikh Ahmad Khatib al-Minkabawi (w. 19 Jumadil Awwal 1334 H/13 Maret 1916 M)
  3. Syaikh Mahfudz al-Tarmasi (w. 1 Rajab 1338 H/22 Maret 1920 M)
  4. Syaikh Abdul Hamid al-Qudsi (w. 9 Rajab 1334 H/12 Mei 1916 M)
  5. Syaikh Ahmad Nahrawi al-Banyumasi (w. 1926 M) 
  6. Syaikh Sayyid Muhsin bin Ali al-Musawa (Palembang) (w. 10 Jumadis Tsani 1354 H/28 September 1935 M) 
  7. Syaikh Abdul Muhaimin bin Abdul Aziz al-Lasemi (w. 1376 H/1956 M) 
  8. Syaikh Ali bin Abdullah Al-Banjari (w. 1370 H/1950 M)
  9. Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al-Padani (w. 28 Dzulhijjah 1410 H/23 Juli 1990 M) 
  10. Syaikh Abdul Qadir Al-Mandaili (w. 20 Rabi'ul Akhir  1385 H/18 Agustus 1965 M)
  11. KH. Abdul Karim bin KH. M. Hasyim Asy'ari (w. 1972 M) 
  12. Syaikh Abdullah Durdum Al-Padani (w. 27 Sya'ban 1407 H/27 April 1987 M)
  13. Syaikh Abdul Fattah Rawa (w. 1424 H/2003 M)
  14. KH. Moeslih Abdurrahman (Mranggen - Demak) (w.1401 H/1981 M)
  15. KH. Maksum Mahfudz (Rais PCNU Ketapang) (w. 23 Dzulqo'idah 1425 H/2004 M)
  16. KH. Maimoen Zubair (Sarang - Rembang) (w. 5 Dzulhijjah 1440 H/6 Agustus 2019 M)

Orang-orang yang dimakamkan di Ma'la adalah tetangga Allah Swt. Sementara yang dimakamkan di Baqi' adalah tetangga Rasulullah Saw., sebagaimana hadits Rasulullah Saw. berikut ini:  

أنه سأل الله تعالى عما لأهل البقيع الغرقد ؟ فقال : لهم الجنة ، فقال : ما لأهل المعلا ؟ قال : يا محمد تسألني عن جوارك ولا تسألنى عن جواري) . [عدة الإنابة فى الأماكن المستجابة ، ص ٢٤٠]

Artinya:
"Sesungguhnya Beliau bertanya kepada Allah Swt. tentang apa (yang akan diberikan) kepada Ahli Baqi’ al-Gharqad? Allah Swt. menjawab: Mereka akan dimasukkan ke surga. Beliau bertanya lagi: Ya Rabb, kalau bagi Ahli Ma’la apa yang akan berikan? Allah menjawab: Kau bertanya tentang nasib tetanggamu (Ahli Baqi’), maka tak usahlah kau bertanya tentang tetanggaku". (Lihat Uddatul Inabah Fil Amakin Al-Mustajabah, Sayyid Afifuddin Al-Mahjub, hlm: 240).

Dulu, jama'ah haji yang meninggal banyak dimakamkan di Ma'la. Namun, seiring waktu, makam tersebut sudah dibatasi oleh otoritas setempat. Jamaah haji yang meninggal kini banyak yang dimakamkan di kompleks maqbarah Soraya, dekat pasar seng, kecuali tokoh khusus, dan harus seijin otoritas setempat, misalnya, ulama'. [dutaislam.com/ab]

close
Banner iklan disini