Gus Nadir Koreksi Tweet Habib yang Anggap Khilafah Wajib Layaknya Shalat
Cari Berita

Advertisement

Gus Nadir Koreksi Tweet Habib yang Anggap Khilafah Wajib Layaknya Shalat

Duta Islam #03
Kamis, 15 Agustus 2019

Gus Nadir. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Pemahaman serampangan tentang konsep khilafah masih dimiliki orang sebagian orang yang tak paham. Contohnya Habib Sahid, ia mengganggap bahwa mendirikan khilafah hukumnya wajib layaknya kewajiban mendirikan shalat bagi umat Islam.

Habib juga menyatakan bahwa shalat tidak wajib di negara Cinta. Entah maksudnya apa. Dia juga menyatakan bahwa khilafah bukan perintah manusia.

"Khilafah itu wajib, sebagaimana sholat, zakat, dan ajaran Islam lainnya. Kalau gak ada yang mendirikan tertolak dan gak bisa ? kalau gak ada yang sholat/gak bisa sholat berarti tidak wajib? Shalat gak wajib di negara Cina. Khilafah bukan perintah manusia," kata Habib di Twitter.

Beruntung pendapat tanpa dalil dan berpotensi menyesatkan itu dikoreksi oleh Rois Syuriah PCI NU Australia Nadirsyah Hosen. Gus Nadir menilai bahwa Habib tidak paham tiga hal.

Pertama, tidak ada perintah mendirikan khilafah dalam al-Quran dan Hadis. Kedua, khilafah bukan inti ajaran Islam. Buktinya tidak ada dalam rukun Islam. Ketiga, shalat  dan zakat itu perintahnya ada dalam nash, bagian dari rukun Islam.

"Dek @PemudaNow2 ini gak paham bahwa: 1. Tidak ada perintah mendirikan khilafah dlm al-Quran dan Hadis. 2. Khilafah bukan inti ajaran Islam. Buktinya tdk ada dlm rukun Islam. 3. Shalat & zakat itu perintahnya ada dalam nash, bagian dari rukun Islam. Mosok disamakan dg khilafah," balas Gus Nadir mengoreksi pandangan Habib, Rabu (14/08/2019).

Mencerdaskan Netizen
Pantauan Dutaislam.com, ungkapan-ungkapan serupa yang mewajibkan khilafah masih terus berseliweran di media sosial.

Terkait fenomena tersebut, Gus Nadir mengaku tidak merasa jengah. Gus Nadir akan terus menjelaskan kekeliruan mereka berdasarkan referensi yang otoritatif. Dengan itu pula, menurut Gus Nadir, netizen dapat menerima penjelasakan yang mencerdasakan.

"Justru semakin anak-anak HTI ngeyel, semakin saya jelaskan kekeliruan mereka denga menampilkan tulisan-tulisan saya yang berlandaskan rujukan yang otoritatif. Semakin emosi mereka, semakin banyak keluar penjelasan saya yang mencerdaskan netizen hehehe. Ayoo ngeyel terus, saya ladeni sambil nyisir," ucap Gus Nadir.

Hati-hati dengan pandangan menyesatkan layaknya padangan Habib.  Sebaliknya, cari penjelasan-penjelasan yang mencerdasakan dari orang-orang yang berilmu. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini