Felix Kembali Propaganda Khilafah, Bikin Tagar #KhilafahWajib
Cari Berita

Advertisement

Felix Kembali Propaganda Khilafah, Bikin Tagar #KhilafahWajib

Duta Islam #03
Jumat, 09 Agustus 2019

Ustadz HTI Felix Siauw. Foto: IG Felix Siauw.
DutaIslam.Com - Ustadz HTI Felix Siauw kembali menggaungkan khilafah. Propaganda Felix menyusul adanya rekomendasi Ijtima Ulama 4 yang menginginkan NKRI bersyariah di Indonesia. 

Propaganda Felix disampaikan melaluai tulisan berjudul "Ijtima Ulama IV: #KhilafahWajib yang diposting di Instagramnya, Jumat (09/08/2019). Di akhir tulisan Felix juga membuat tagar #KhilafahWajib.

"Ijtima ulama IV, Keputusan menghasilkan, shalat Satunya Adalah bahwa "SEMUA ulama Ahlusunnah wal jamaah Telah Sepakat bahwa penerapan syariah Dan penegakan khilafah Serta amar ma'ruf nahi munkar Adalah Kewajiban agama Islam", alhamdulillah," tulis Felix.

Felix juga melempar tuduhan bahwa sejumlah pihak telah anti terhadap simbol Islam. Lagi-lagi dia juga mengatakan bahwa telah banyak terjadi kriminalisasi ulama, menjadikan kalimat tauhid sebagai monster, dan pembiaran terhadap penista Islam.

"Dan seperti yang sudah diduga, term "Khilafah" ini kembali membuat alergi sejumlah kalangan, terutama dari pihak penguasa yang terlihat anti pada istilah dan simbol Islam. Ingin sekali untuk berprasangka baik, hanya saja sangat sulit ketika melihat banyak kasus, kriminalisasi ulama, monsterisasi bendera tauhid, dan pembiaran terhadap penistaan Islam" katanya.

Di akhir tulisannya, Felix mengatakan bahwa semua orang sedang melakukan tugas sejarah. Felix dengan serampangan lantas menggolongkan orang menjadi dua golongan. Pertama, orang yang semangat mempromosikan ide-ide yang berasal dari Kitabullah dan Sunnah. Kedua, orang yang sibuk menghalanginya

"Open your mind. Bila menurut anda semua baik-baik saja, berhentilah berpikir. Bila menurut anda Indonesia bisa lebih baik lagi, yuk kita cari sama-sama solusinya," ujar Felix dengan menyertakan tagar #ijtimaIV dan #khilafahwajib. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini