Tuding MK Tak Adil, Din Syamsudin Diminta Mundur dari Majelis Wali Amanat ITB
Cari Berita

Advertisement

Tuding MK Tak Adil, Din Syamsudin Diminta Mundur dari Majelis Wali Amanat ITB

Duta Islam #03
Kamis, 04 Juli 2019

Din Syamsudin. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Pernyataan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin yang menuding keputusan MK terkait Pilpres 2019 tidak adil mendapat reaksi keras dari sejumlah alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam organisasi Majelis Wali Amanat ITB. Din Syamsuddin diminta mundur dari keanggotaan organisasi tersebut.

Dilansir dari Tribunnews.com, sikap Din Syamsudin dianggap bertentangan dengan wewenang, tanggung jawab dan fungsinya sebagai anggota Majelis Wali Amanat ITB. Dalam twitter milik Fajroel Rahman disebutkan, sebanyak 600 alumni membuat petisi dan meminta Din Syamsudin mundur dari jabatannya.

"Tindakan Din Syamsudin sangat bertentangan dengan wewenang, tanggung jawab dan fungsinya sebagai anggota Majelis Wali Amanat ITB," tulis Fajroel.

Di sisi lain, sejumlah alumni menilai, sepanjang sepak terjang politik Din Syamsuddin tidak etis. Sehingga dianggap akan sangat merugikan ITB.

Namun, Ketua Ikatan Alumni ITB Ridwan Jamaluddin mengatakan bahwa tuntutan mundur terhadap Din tidak keluar secara resmi atas nama lembaga. Melainkan atas nama sejumlah individu alumni ITB yang tidak sepakat dengan Din. Meski demikian, Ridwan menghargai sikap tersebut.

Din Syamsuddin sebelumnya membuat pernyataan bahwa ada "rona ketidakjujuran dan ketidakadilan" di Mahkamah Konstitusi (MK) setelah lembaga tersebut menolak gugatan Prabowo dalam sidang Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pemilihan presiden 2019.

"Jika rakyat meyakini ada pengabaian nilai moral, bahwa para hakim MK itu patut diduga membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar, seperti membenarkan kecurangan, maka rakyat mempunyai hak dan kewajiban melakukan koreksi moral," ucap Din Syamsuddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/06/2019) dikutip dari Kumparan.com. [dutaislam.com/pin]




close
Banner iklan disini