Dukung Langkah Banser, Ustadz Ahong Jelaskan Mengapa Kajian Felix Harus Selalu Diprotes
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Dukung Langkah Banser, Ustadz Ahong Jelaskan Mengapa Kajian Felix Harus Selalu Diprotes

Duta Islam #03
Minggu, 07 Juli 2019
Loading...

Ustadz Ahong. Foto: dutaislam.com.
DutaIslam.Com - Ustadz Ahong merasa gemes dengan Ustadz Eks HTI Felix Siauw yang terus menerus melakukan playing fictim, merasa selalu didzalimi, baik oleh kelompok muslim lain maupun pemerintah. Ustadz Ahong menilai, naras-narasi tersebut sangat berbahaya.


Baru-baru ini Felix Siauw  kembali melakukan playing fictim terkait dengan insiden wanita yang membawa anjing di Masjid Al-Munawaroh Sentul City Bogor. Ustadz Felix merasa tidak dibela ketika mengkritik perbuatan wanita tersebut. Padahal, dirinya juga menggunakan hadis seperti kelompok muslim yang membela wanita tersebut menggunakan hadis.

Dalam rekaman video Ustadz Ahong yang diposting Bincangsyariah.com, Ustadz Ahong memberikan sejumlah teguran halus untuk Felix. 

"Saya sarankan Ustadz Xelix ini intropeksi diri karena beberapa pengajiannya sering ditentang. Ustadz Felix Siauw ini kan sering menarasasikan di media sosialnya bahwa pemerintah sekarang itu anti islam, pemerintah dzalim, seperti didzalimi firaun," kata Ustadz Ahong.

"Ada narasi-narasi demikian, padahal itu berbahaya, menimbulkan provokasi pada umat, karena hal tersebut mengancam kedaulatan, berpotensi kepada umat-umat yang tidak percaya pada pemerintah," sambungnya.

Karena itu, menurut Ustadz Ahong, mengapa sebagian umat Islam di Indonesia selalu mencegah kajian-kajian Felix. Itu tidak lain untuk mencegah kemudharatan yang lebih besar. Pasalnya, walaupun dakwah Felix terlihat lembut dan baik-baik saja, narasi-rasi yang dibangun selalu provokatif.

Sebagaimana diketahui bahwa kajian-kajian Felix diberbagai tempat selalu ditolak oleh Ansor dan Banser NU. Terakhir kali Banser menolak kajian Felix di Balai Kota DKI Jakarta.

"Itulah mengapa Ustadx Felix selalu dicegah oleh sebagian kelompok muslim walaupun dakwahnya lembut, walaupun dakwahnya terlihat baik-baik. Tapi narasi-narasi yang dibangun itu sifatnya provokasi-provokasi. Buktinya sudah banyak di media sosial," ujar Ustadz Ahong.

Menurut Ustadz Ahong, Felix Siauw harusnya bersyukur hidup di Indonesia. Karena meskipun HTI telah dibubarkan, Felix masih tetap bebas. Tidak seperti di beberapa negara lain, dimana, ketika Hizbut Tahrir dibubarkan, pemimpin pemimpinnya ada yang ditangkap oleh pemerintah.

"Di beberapa negara, Hizbut Tahrir di bubarkan, di Arab Saudi dibubarkan, di mesir dibubarkan, di Rusia dibubarkan, dan di negara tentangga kita Malaysia, pemimpin-pemimpinnya ada yang ditangkap. Sementara Ustadz Felix Siauw, Bapak Islamail Yusanto masih bebas kok, masih bisa makan, masih bisa mengucapkan selamat di twitternya pada saat Idul Fitri itu. Sementara Ustadz Felix masih terus menarasikan hal negatif kepada pemerintah," ujar Ustadz Ahong. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini