Doa Menyembelih Hewan Qurban Sesuai Sunnah Rasulullah
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Doa Menyembelih Hewan Qurban Sesuai Sunnah Rasulullah

Duta Islam #04
Sabtu, 27 Juli 2019
Loading...

Penjelasan doa ketika menyembelih hewan qurban sesuai tuntunan Rasulullah (sumber: istimewa)
Ibadah qurban merupakan ibadah yang sangat dianjurkan di dalam Islam. Oleh karena ity, ulama fikih berpendapat bahwa hukum qurban adalah sunnah muakkada dan bahkan ada ulama yang menyatakan hukum qurban itu wajib.

DutaIslam.Com - Terlepas dari perbedaan pendapat ulama terkait hukum qurban, proses penyembelihan hewan qurban juga harus diperhatikan. Jangan sampai hewan yang disembelih tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariat Islam.

Selain itu, dalam proses penyembelihan hewan qurban dianjurkan untuk membaca doa. Doa tersebut sebagai harapan agar ibadah qurban kita diterima oleh Allah SWT.

Baca: Berqurban untuk Orang yang Telah Meninggal Dunia

Di dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Imam Muslim disebutkan, Nabi Muhammad ketika hendak menyembelih hewan qurban membaca basmalah serta kalimat takbir.

ضَحَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ ذَبَحَهُمَا بِيَدِهِ وَسَمَّى وَكَبَّرَ وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صِفَاحِهِمَا

“Nabi SAW berkurban dua ekor kambing kibas yang bertanduk. Beliau menyembelihnya dengan tangannya sendiri seraya mengucapkan basmilah dan klaimat bertakbir serta meletakkan kakinya pada samping leher.” (HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Di dalam hadis lain disebutkan, sahabat Jabir menceritakan bahwa Rasulullah SAW saat menyembelih hewan qurban dengan mengucapkan basamalah dan kalimat takbir.

شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَضْحَى بِالْمُصَلَّى فَلَمَّا قَضَى خُطْبَتَهُ نَزَلَ مِنْ مِنْبَرِهِ وَأُتِيَ بِكَبْشٍ فَذَبَحَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ وَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هَذَا عَنِّي وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِي

“Aku ikut bersama Rasulullah SAW di hari raya Idul Adha ke Mushalla (lapangan tempat shalat). Setelah selesai khutbah, beliau turun dari mimbar, kemudian dibawakan kepadanya kmabing kibas. Lalu Rasulullah menyembelihnya dengan kedua tangannya seraya mengucapkan: بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ,  ini adalah qurbanku dan qurban siapa saja dari umatku yang belum berkurban" (HR. Imam Tirmidzi).

Dua hadis di atas menunjukkan bahwa ada dua bacaan yang dicontohkan Nabi Muhammad sebelum menyembelih hewan qurban. Pertama, membaca basmallah.

بِسْمِ اللهِ

“Dengan nama Allah”

Kedua membaca kalimat takbir sebagai berikut.

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

Baca: Berqurban dari Hasil Iuran

Di dalam kitab Tausyih ala Ibni Qasim, Imam Nawawi Umar Banten menjelaskan, sebelum proses penyembelihan hewan qurban, hendaknya mempersiapkan terlebih dahulu segala persiapannya, termasuk golok tajam dan ancang-ancang ketika menyembelih.

Kemudian, sebelum menghadapkan hewan qurban ke arah kiblat, dianjurkan membaca basmalah, sholawat dan takbir sebanyak tiga kali. Lalu, membaca doa sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

“Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.” [dutaislam.com/in]
Loading...