4 Hukum Orang Berwudhu
Cari Berita

Advertisement

4 Hukum Orang Berwudhu

Duta Islam #04
Jumat, 05 Juli 2019

Penjelasan macam-macam hukum berwudhu (sumber: istimewa)
Wudhu disyariatkan di dalam Islam mempunyai banyak manfaat dan faedah. Salah satu hikmahnya adalah menghilangkan kotoran yang melekat pada anggota badan yang dibasuh saat berwudhu.

DutaIslam.Com - Wudhu di dalam literatur fikih mempunyai beragam hukum. Para ulama membagi hukum berwudhu ke dalam beberapa tipologi. Ada yang bersifat wajib, sunnah, makruh, dan bahkan ada yang bersifat haram.

Ulama fikih membagi hukum wudhu ke dalam empat macam. Berikut penjelasan macam-macam hukum  wudhu beserta penjelasannya.

Baca: 6 Rukun Wudhu

1. Wajib

Wudhu wajib dilakukan bagi orang yang mempunyai hadas kecil dan hendak menunaikan ibadah sjalat, membaca al-Quran, thowaf atau ibadah lainnya yang disyaratkan harus dalam keadaan suci.

2. Sunnah

Wudhu yang tergolong sunnah dapat ditemukan di berbagai kasus. Di antaranya adalah ketika setiap kali akan mengerjakan shalat. Pada saat, ia masih tetap dalam keadaan suci dan airnya melimpah. Selanjutnya wudhu bersifat sunnah ketika hendak membaca kitab-kitab syariah seperti hadis, tafsir, fikih dan lain sebagainya.

Kasus lain yang wudhu bersifat sunnah adalah ketika berwudhu sebelum mandi jinabat, sebelum dan setelah bangun tidur dan ketika dalam keadaan marah. Imam ahmad telah meriwayatkan dalam musnadnaya, “ketika diantara kalian dalam keadaan marah maka berwudlulah kalian”.

Baca: Keutamaan Berwudhu

3. Makruh

Wudhu bersifat makruh ketika mengulangi wudhu sebelum melaksanakan shalat dengan wudhu pertama. Artinya, seseorang melakukan wudhu secara terus menerus, padahal wudhu yang pertama belum digunakan untuk melakukan ibadah apapun.

4. Haram

Wudhu dengan menggunakan air ghosob atau air sedikit yang diperbolehkan tayamum termasuk wudhu yang bersifat haram. Bahkan, ulama hanbali menilai wudhu dengan air gashaban tidak sah dan wajib mengulangi wudhunya. [dutaislam.com/in]

close
Banner iklan disini