Ustadz Tengku 'Ngegas' Bilang Nama 7 Hari dari Arab, Tak Sadar Kalau Salah
Cari Berita

Advertisement

Ustadz Tengku 'Ngegas' Bilang Nama 7 Hari dari Arab, Tak Sadar Kalau Salah

Duta Islam #03
Senin, 17 Juni 2019

Tengku Dzulkarnain. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Ustadz Tengku Dzulkarnain kembali dikritik karena asal bicara. Dia menyebut bahwa nama-nama hari berasal dari Arab. Padahal, tidak semua nama dari tujuh hari yang dikenal berasal dari Arab.

Ungkapan tersebut diposting melakui akun Twitternya, Ahad (16/06/2019). Dari gaya bahasanya, Ustadz Tengku tampak ingin mengkritik orang lain yang dianggapnya anti terhadap Arab dan Islam.

"Wahai Para Anti Arab dan Anti Islam. Apakah Kalian Tidak Berpikir bahwa Nama 7 Hari Dalam Hidupmu Itu Asal Arab Semua,"Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu...?" tulis Ustadz Tengku.

"Mau Kalian Ganti Jadi, "Wereng, Virus, Lem Kambing, Tuak, Mabok, Utang, Bloon...! Gitu...? Maaf Kami Waras!" sambugnya.
Hingga berita ini diturunkan, cuitan Ustadz Tengku telah diretweet sebanyak 867 kali dan mendapatkan 4,180 suka serta ribuan komentar. Ustadz Tengku banyak dikritik karena dinilai membuat postingan yang keliru.

Kritik terhadap Ustadz Tengku salah satunya datang dari Intelektual Muda NU Ahmad Sahal. Menurut Ahmad Sahal, Ustadz Tengku sok tahu, langsung 'ngegas', namun justru keliru.

"Ayah Naen sok tau, ngegas tapi salah," katanya.

Ahmad Sahal kemudian menjelaskan bahwa dari nama tujuh hari Arab, lima hari berasal dari Yahudi yang diserap ke Arab.
"Dari nama 7 hari Arab: 5 berasal dari Yahudi. Dari Hebrew yang diserap ke Arab: Yom shni (hari senin), shlishi, ravi’i, khamishi, sabat. 1 berasal dari Arab pra Islam: Ahad. Yang betul-betul berasal dari Islam cuma satu: jumat," jelas Ahmad Sahal, Senin (17/06/2019). [dutaislam.com/pin]


close
Banner iklan disini