Usaha Krupuk Bangkrut Karena Minta Berhenti Jadi Guru TPQ
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Usaha Krupuk Bangkrut Karena Minta Berhenti Jadi Guru TPQ

Duta Islam #01
Minggu, 23 Juni 2019
Loading...

usaha berjualan krupuk dan bangkrut
Ketika masih menjadi usaha sampingan, ustadz pengajar sebuah TPQ sangat laris dagangan krupuknya. Saking sibuk dan tidak sempat mengajar anak-anak TPQ. ia ijin meninggalkan tugas mengajar. Tak lama, usahanya bangkrut dan minta jadi guru TPQ. Emang enak apa yah sak kerepe dewe. (Foto: istimewa).

Dutaislam.com - Dulu, ada guru TPQ yang nyambi jualan krupuk. Semakin hari semakin laris saja jualannya, sampai-sampai dia kewalahan dan sering absen ngajar TPQ karena sibuk berjualan krupuk.

Suatu saat, sang ustadz TPQ yang sudah menjadi bakul besar krupuk itu datang ke kiainya untuk ijin minta berhenti jadi pengajar TPQ.

"Ngapunten yai, daripada saya ndak bisa istiqamah, kasihan anak-anak yang sudah datang, saya ndak bisa hadir mengajar, saya mohon izin berhenti saja". Begitu alasan yang disampaikan.

Akhirnya, dia fokus berjualan krupuk. Apa yang terjadi? Usaha krupuknya melempem, penghasilannya susut sedikit demi sedikit, sampai pabrik dan usaha krupuknya itu bangkrut dan tutup.

Baca: Kisah KH. Hasyim Asy’ari Iri kepada Guru TPQ

Akhirnya, dia sowan lagi ke kiainya, "Yai, saya mohon dimasukkan jadi pengajar TPQ lagi. Saya sudah ndak jualan krupuk, usaha saya bangkrut.."

"Nah, itulah, tahukah sampean? Yang menjadikan usaha bakulan krupuk sampean laris itu ya karena sampean ngajar TPQ. Lihat saja, sampean berhenti mengajar, usaha krupuk sampean bangkrut," begitu dawuh sang kiai. [dutaislam.com/ab]

Keterangan:
Cerita ini dituturkan oleh KH. Hasyim Fahmi, Langitan, 11 Juni 2019


Loading...