Makna Memperingati Hari Raya Idul Fitri
Cari Berita

Advertisement

Makna Memperingati Hari Raya Idul Fitri

Duta Islam #04
Minggu, 02 Juni 2019

Penjelasan makna Idul Fitri (sumber: suara.com)
Hari raya Idul Fitri merupakan momentum untuk mengukur kesuksesan selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Kesuksesan itu ditandai dengan bertambahnya ketakwaan dan ketundukan kepada Allah SWT.

DutaIslam.Com - Hari raya Idul Fitri adalah hari bahagia umat Islam. Kebahagian yang muncul karena dapat meraih ridha Tuhan sang pencipta alam semesta. Hari raya bukanlah momentum untuk menyantap hidangan atau memperlihatkan baju baru. Akan tetapi, hari yang senantiasa dihiasi dengan rasa syukur, dzikir dan tahlil.

Para ulama sering mengingatkan di dalam ceramahnya, bahwa hari raya (kemenangan) bukanlah diukur dari bajunya yang baru, melainkan diukur dari sebarapa besar ketakwaannya bertambah.

Baca: Keutamaan Malam Idul Fitri

ليس العيد لمن لبس الجديد  * إنما العيد لمن طاعاته تزيد

"Hari raya bukanlah kemenangan bagi orang yang memakai baju baru. Melainkan kemenangan bagi orang yang bertambah ketaatannya".

ليس العيد لمن تجمل باللباس والمركوب * إنما العيد لمن غفرت له الذنوب

"Hari raya bukanlah kemenangan bagi orang yang  indah pakaian dan kendaraannya. Melainkan kemenangan bagi orang yang dosa-dosanya telah terampuni"

Baca: Ini Lafadz Niat Puasa Syawal Beserta Dalilnya Lengkap

ليس العيد لمن كسب الربياة * إنما العيد لمن وجد الرحمة

"Hari raya bukanlah kemenangan bagi orang yang bergelimang rupiah. Melainkan kemenangan bagi yang meraih rahmat Allah "

ليس العيد لمن كثر الاشراب و الطعام * إنما العيد لمن عمل الصواب و الدوام

"Hari raya bukanlah kemenangan bagi orang yang bergelimang minum dan makanan. Melainkan kemenangan bagi orang yang istiqomah dalam beramal saleh"

ليس العيد لمن ذهب في اي المكان * إنما العيد لمن يزيد الايمان

"Hari raya bukanlah kemenangan bagi orang yang dapat berpergian ke temapt manapun. Melainkan kemenangan bagi orang yang keimanannya bertambah"

Baca: Keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

ليس العيد لمن شغل المعازف و الملاعب * إنما العيد لمن الخائف و التائب

"Hari raya bukanlah kemenangan bagi orang yang menyibukkan dengan alat musik dan game. Melainkan kemenangan bagi orang yang merasa takut kepada Allah dan bertaubat".

Islam menilai kemenangan di hari raya bukan dari aspek materi. Akan tetapi, Idul Fitri diukur dari seberapa besar keimanan, ketakwaan dan spriritualitas diri bertambah. Semoga kita semua termasuk ke dalam orang-orang yang meraih kemenangan di hari yang fitri. [dutaislam.com/in]

close
Banner iklan disini