Guntur Romli: FPI Lebih Banyak Mudharatnya daripada Manfaatnya
Cari Berita

Advertisement

Guntur Romli: FPI Lebih Banyak Mudharatnya daripada Manfaatnya

Duta Islam #03
Minggu, 30 Juni 2019

Politisi PSI Guntur Romli. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Politisi PSI sekaligus Intelektual Muda Nahdlatul Ulama Guntur Romli memberikan komentar keras terhadap Front Pembela Islam (FPI) yang meminta terus melakukan jihad setelah pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Guntur Romli yang menyetujui permintaan polri agar FPI tidak bikin gaduh, menilai bahwa FPI lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Oleh karena itu dia meminta Kemendagri agar tidak perlu ragu untuk tidak memperpanjang ijin organisasi pimpinan Habib Rizieq tersebut.

"Polri Minta FPI Jangan Bikin Gaduh. FPI ini lebih banyak mudharat daripada manfaatnya, @kemendagri tak perlu ragu untuk tidak memperpanjang ijin FPI - yang setuju RT," kata Guntur Romli melalui akun Twitternya, Ahad (30/06/2019) dengan menyertakan link berita permintaan polisi ke FPI.

Sebagaimana diberitakan, Ketua FPI Sobri Lubis dalam aksi di kawasan MK pada 27 Juni lalu meminta untuk terus melakukan jihad jika Jokowi memang dalam gugatan.

Sobri Lubis mengomentari pembacaan putusan MK. Menurutnya, dari pernyataan hakim MK menandakan hal yang tak baik bagi paslon 02 Prabowo-Sandiaga. Selain itu, pemerintah, kata Sobri, juga masih menggunakan sihir-sihirnya untuk menang di Pilpres 2019.

Sementara itu, kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta meminta masyarakat menghormati putusan MK soal PHPU 2019 dan tidak bikin gaduh.

"Tetap jaga perdamaian, persatuan, jangan terprovokasi dalam hal apa pun dan jangan sampai membuat situasi menjadi gaduh," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Jumat (28/06/2019) dikutip dari Viva.co.id. [dutaislam.com/pin]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah