Belasan Tahun Hilang, Medali Gus Dur Ditemukan di Toko Rombeng
Cari Berita

Advertisement

Belasan Tahun Hilang, Medali Gus Dur Ditemukan di Toko Rombeng

Duta Islam #03
Jumat, 28 Juni 2019

Alissa Wahid dan Gatot saat penyerahan medali milik Gus Dur di Surabaya, Kamis (27/06/2019). Foto: Ngopibareng.id.
DutaIslam.Com - Hilang belasan tahun, medali penghargaan Magsasay milik Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ditemukan. Hal ini terungkap dalam acara silahturami Kebangsaan di Surabaya, Kamis (27/06/2019). Medali milik guru bangsa itu diserahkan oleh Ketua INTI Jatim Gatot Santoso kepada Putri Gus Dur, Alissa Wahid, yang juga menghadiri acara tersebut.

Gatot bercerita bahwa dirinya dihubungi salah seorang kolektor barang antik yang mendapat medali itu dari tukang rombeng. Bahkan sebelum diberikan kepada Gatot, sang kolektor sempat dihubungi salah seorang dari Singapura yang menawar medali tersebut.

"Ya mungkin ini garis Tuhan ya untuk Gus Dur dan keluarga. Saya juga kaget dihubungi oleh kawan saya ini. Padahal juga sudah ditawar orang Singapura. Harga di sana mahal sekali," ujar Gatot dilansir dari Ngopibareng.id.

Gatot yang sejak masa Orde Baru memang sudah dekat dengan Gus Dur langsung mengiyakan ketika ditawari oleh kawannya. Dia merasa punya hutang budi kepada Gus Dur. Itu alasan Gatot mau menyimpan medali tersebut sebelum diberikan kepasa Alissa.

"Saya dapat baru satu bulan lalu, tanggal 25 Mei. Saya simpan benar-benar buat saya kasih hari ini ke keluarga Gus Dur," ujar Gatot.

Alissa pun tak menyangka salah satu barang milik Gus Dur yang sempat hilang akhirnya kembali ke keluarga. Ia juga tak mengerti bagaimana bisa medali yang seharusnya berada di rumah Gus Dur bisa hilang dan ada di tangan kolektor barang antik.

"Medali itu tahun 1991 dapatnya dari Filipina. Jauh sebelum Gus Dur jadi Presiden. Harusnya ada di rumah kan. Itu yang bikin saya bingung," ujar Alissa.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa ayahnya merupakan seorang yang loyal dan terbuka bagi semua. Gus Dur juga terkadang lupa barang-barang miliknya. Apalagi pemberian atau penghargaan dari orang atau lembaga.

Alissa mengaku, selepas Gus Dur lengser menjadi Presiden, telah mendata semua barang milik ayahnya yang berada di Istana Presiden. Karena ia tahu, barang-barang milik Gus Dur terkadang dianggap memiliki daya magis bagi pemiliknya. Namun kini, setelah kembalinya medali itu, ia berharap tak ada lagi barang-barang Gus Dur yang hilang.

"Jelas, keluarga dan Ibu berterimakasih kepada pihak-pihak yang berjasa terkait kembalinya medali ini. Ini akan masuk dalam arsip dan data barang-barang Gus Dur biar nggak hilang lagi, ha, ha, ha," ujar Alissa. [dutaislam.com/pin]

Keterangan: Diolah dari Ngopibareng.id dengan judul asli 'Ditemukan di Toko Rombeng, Medali Gus Dur Kembali ke Keluarga'.

close
Banner iklan disini