Himbau Sikapi Pengumuman KPU dengan Dewasa, Kiai Said Ingatkan Fakta Timteng
Cari Berita

Advertisement

Himbau Sikapi Pengumuman KPU dengan Dewasa, Kiai Said Ingatkan Fakta Timteng

Duta Islam #02
Minggu, 19 Mei 2019

KH Said Aqil Siradj
DutaIslam.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil rekapitulasi pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) pada Rabu (22/05/2019) mendatang.

Melihat perkembangan kondisi masyarakat, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengimbau kepada seluruh bangsa Indonesia, umat Islam, dan Nahdliyin khsusunya agar menyikapinya dengan dewasa.

“Mari kita sikapi dengan dewasa, tenang, besar hati, lapang dada. Siapapun yang menang, apapun hasilnya, harus kita terima. Itulah bangsa yang dewasa, bangsa yang berbudaya, bangsa yang beradab,” kata Kiai Said dalam siaran NU Channel Sabtu (18/05/2019).

Kiai Said meminta kepada masyarakat agar tidak ada gerakan atau tindakan yang tidak konstitusional. Ia juga mengatakan, bahwa demokrasi di Indonesia disorot oleh dunia internasional.

“Kita bangsa Indonesia mayoritas beragama Islam. Tunjukkan kita mengerti, sadar berdemokrasi, memahami bernegara dengan sistem demokrasi, karena sistem demokrasi adalah sistem yang sesuai dengan Ahlissunnah wal Jama'ah yaitu mazhab mayoritas Islam di Indonesia,” katanya.

Kiai Said mengingatkan, agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menjaga persatuan dan kesatuan, menyayangi, dan mencintai negeri ini. “Jangan sampai karena hanya masalah pemilu, hanya masalah pilpres, bangsa menjadi pecah, kita menjadi chaos, apalagi naudzubillah sampai perang saudara maka janganlah sampai seperti itu,” tandasnya.

Ia mengatakan, jutaan nyawa melayang di Timur Tengah akibat negaranya yang kacau balau. Kiai Said menyebutkan Afghanistan 40 tahun perang saudara padahal seluruhnya 100 persen beragama Islam, Irak sudah 1,5 juta manusia melayang nyawanya, 500 ribu manusia meninggal di Suriah, Yaman selalu ribut, Sudan juga tak berbeda, dan lain-lain seluruh negara Arab tengah bergejolak.

“Nyawa manusia sangat murah, kacau, terjadi tindakan-tindakan yang sangat mengerikan dan menyedihkan,” ujarnya.

“Semoga bangsa Indonesia tidak seperti itu, bangsa beradab, berbudaya, berkarakter, berkepribadian, berakhlak, bertakwa, beragama,” imbuh Kiai Said. [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini