3 Kriteria Orang yang Wajib Zakat Fitrah
Cari Berita

Advertisement

3 Kriteria Orang yang Wajib Zakat Fitrah

Duta Islam #04
Selasa, 28 Mei 2019

Penjelasan kriteria orang yang wajib zakat fitrah (sumber: istimewa)
Mengeluarkan zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban umat Islam. Zakat fitrah diwajibkan kepada umat Islam, baik laki-laki, perempuan, orang dewasa ataupun anak kecil.

DutaIslam.Com - Kewajiban zakat fitrah berlaku kepada setiap muslim yang memenuhi syarak dan kriterianya. Syarat wajib zakat fitrah salah satunya adalah menjumpai sebagian bulan Ramadhan dan bulan Syawal

Selain itu, kewajiban zakat fitrah kepada orang yang mempunyai kelebihan makanan untuk dirinya dan keluarganya pada tanggal satu Syawal. Jadi, zakat fitrah diwajibkan kepada orang-orang yang telah ditetapkan syariat sebagai orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah.

Baca: 5 Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah

Kewajiban zakat fitrah atas umat Islam sejalan dengan pesan yang disampaikan Rasulullah SAW. Sahabat Ibnu Umar meriwayatkan hadis yang berbunyi.

Hal tersebut berdasarkan hadis Ibnu Umar bahwasanya, “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum, atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang dewasa dari kalangan kaum Muslimin.” (HR. Bukhari-Muslim).

Orang-orang yang diwajibkan menunaikan zakat fitrah, menurut Syekh Muhammad bin Qasim al-Ghazi di dalam kitab Fathul Qorib, ada tiga orang yang berkewajiban untuk berzakat. Ketiga orang yang dimaksud sebagaimana berikut.

Baca: Rincian Hukum Zakat Fitrah dan Masalah Amil Zakat

الإسلام، فلا فطرة على كافر أصلي إلا في رقيقه وقريبه المسلمين، وبغروب الشمس من آخر يوم من شهر رمضان، وحينئذ فتخرج زكاة الفطر عمن مات بعد الغروب دون من ولد بعده، ووجود الفضل، وهو: يسار الشخص بما يفضل عن قوته وقوت عياله في ذلك اليوم، أي: يوم عيد الفطر، وكذا ليلته أيضا. ويزكي الشخص عن نفسه وعمن تلزم نفقته من المسلمين، فلا يلزم المسلم فطرة عبد وقريب وزوجة كفار، وإن وجبت نفقتهم

Penjelasan di dalam kitab Fathul Qorib di atas menyatakan, syarat wajib zakat fitrah yang pertama adalah Islam. Maka, tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah kepada orang kafir, kecuali budak dan kerabatnya yang muslim.

Kriteria kedua orang yang wajib zakat fitrah adalah orang yang menjumpai akhir bulan Ramadhan sampai terbenamnya matahari. Sebab, orang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan, maka ia tidak berkewajiban zakat fitrah. Berbeda halnya dengan orang yang meninggal setelah terbenamnya matahari, ia tetap berkewajiban untuk berzakat fitrah.

Kriteria yang ketiga orang yang wajib zakat fitrah adalah orang yang mempunyai kemudahan dan kesanggupan. Pada tanggal 1 Syawal, ia mempunyai kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya.

Kewajiban zakat fitrah dibebankan kepada setiap individu muslim dan orang-orang yang menjadi tanggungannyaa. Artinya, ia juga berkewajiban mengeluarkan zakat fitrah atas orang-orang yang di bawah tanggungannya.

Baca: Tata Cara Zakat Fitrah dan Permasalahan Zakat Fitrah Lengkap

Namun, seorang budak, saudara dan sitri yang kafir tidak menjadi tanggung jawab orang yang telah berkewajiban untuk berzakat. Hal itu karena orang-orang tersebut beragama selain Islam, meskipun termasuk orang yang wajib dinafkahi. Ia hanya berkewajiban menanggung zakatnya orang-orang yang wajib dinafkahinya dengan catatan muslim.

Secara singkat, kriteria orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah adalah beragama Islam, menjumpai sebagian bulan Ramadhan dan terbenamnya matahari sebagai tanda masuknya awal bulan Syawal dan mempunyai kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya. [dutaislam.com/in]

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah