Sebut RUU PKS Akan Legalkan Zina, Rhoma Irama Korban Medsos?
Cari Berita

Advertisement

Sebut RUU PKS Akan Legalkan Zina, Rhoma Irama Korban Medsos?

Duta Islam #03
Senin, 01 April 2019

Rhoma Irama. Foto: CNNIndonesia.com.
DutaIslam.Com - Setelah Ustadz Tengku Dzulkarnain, giliran penyanyi dangdut Rhoma Irama menyebut Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) akan melegalkan zina. Ungkapan itu disampaikan Rhoma Irama saat berpidato dalam kampanye Prabowo-Sandi di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (31/03/2019).

Awalnya, Rhoma mengatakan bahwa saat ini DPR sedang menggodog RUU PKS. "Sekarang ini di DPR ada RUU PKS yang artinya perlindungan terhadap kekerasan seksual," ujar Rhoma di hadapan ribuan orang yang hadir di lokasi kampanye, dilansir dari CNNIndonesia.com

Rhoma kemudian melanjutkan pidatonya dengan menyebut bahwa isi RUU PKS akan melegalkan zina dan kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transeksual atau LGBT.

"Mau tahu isinya? Selama suka sama suka, artinya laki-laki boleh berzina dengan perempuan. Selama suka sama suka bahkan laki-laki boleh kawin sama laki-laki," kata Rhoma yang saat ini menjadi Ketua Partai Idaman ini.

"Bahkan perempuan boleh kawin sama perempuan. Ini LGBT, yang boleh dianut oleh beberapa negara di dunia," sambugnya.

Rhoma berspekulasi bahwa jika Jokowi terpilih menjadi Presiden Indonesia, maka bukan tidak mungkin UU itu disahkan. "Kalau tidak setuju (RUU PKS) jangan pilih. Kalau setuju silahkan dipilih. Tapi itu tanggung jawab kepada Allah dan kepada bangsa Indonesia. Paham?" kata dia.

Rhoma Korban Medsos?
Pernyataan serupa pernah diungkapkan Ustadz Tengku Dzulkarnain. Dalam satu ceramahnya, Ustadz Tengku menyebut bahwa melalui RUU PKS pemerintah nantinya harus menyediakan kondom untuk masyarakat yang ingin berhubungan intim. Namun, belakangan Ustadz Tengku mengakui dirinya bersalah dan minta maaf atas kecerobohannya.

Namun, di media sosial sudah ramai dibicarakan mengenai pernyataan ustadz tengku. Bahkan di Banyuangi seorang ustadz menyebut bahwa RUU PKS akan melegalkan perzinahan. Mereka termakan pernyataan Ustadz Tengku yang beredar di media sosial.

Sejauh penelusuran dutaislam.com, tidak ditemukan pernyataan dalam RUU PKS  yang menyebutkan bahwa Zina, Lesbian, dan Gay, akan dilegalkan. Apa yang dikatakan Rhoma Irama adalah pemahaman atau tafsir atas RUU PKS tersebut.

Mengapa Rhoma Irama menafsirkan demikian? Apakah Rhoma Irama juga korban Medsos? [dutaislam.com/pin]


close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah