Prabowo Hanya Iman Hasil Quick Count Dikala Menang Saja
Cari Berita

Advertisement

Prabowo Hanya Iman Hasil Quick Count Dikala Menang Saja

Duta Islam #01
Jumat, 19 April 2019

Gambar grafis yang menyindir ketidakhadiran petinggi partai saat deklarasi klaim kemenangan Pilpres oleh Prabowo.
Dutaislam.com - Berbeda dengan Pilkada DKI 2017 lalu. Musim Pilpres 2019 ini, Prabowo tampak tidak seperti pemimpin partai yang legowo menerima hasil hitung cepat.

Di Pilpres 2019, Prabowo sudah mendeklarasikan kemenangan sambil menyatakan tidak percaya kepada hasil hitung cepat.

Baca: Prabowo Jenguk Sandi Ditemani Kucing Kesayangan

Tingkat partisipati masyarakat yang dalam Pemilu 2019 mencapai angkat tertinggi 81 persen, oleh Prabowo, tidak diakui hasilnya sebagai suara rakyat, melainkan rakyat yang memilihnya saja.

Padahal, dalam banyak pengalaman hasil hitung cepat di Pilkada, hitungan KPU biasanya tidak jauh berbeda. Paling hanya kisaran selisih 1-2 persen.

Baca: Tak Terima Hitung Cepat Menangkan Jokowi, Eggy Sujana Ancam Rusuh


Sebagaimana diberitakan, sejumlah lembaga hitung cepat memengkan Paslon Jokowi-Amin. Setidaknya ada enam lembaga hitung cepat yang memenangkan paslon nomor 01 tersebut. Yaitu, Litbang KOMPAS: 01 (55,77%):02 (44,23%) dengan data masuk 42,00%, Indobarometer: 01 (55,01%):02 (44,99%) dengan data masuk 35,33%, SMRC:01 (55,28%):02 (44,72%) dengan data masuk 46,66%, Indikator: 01 (55,89%):02 (44,11%) dengan data masuk 46,57%, Charta Politika: 01 (54,50%):02 (45,50%) dengan data masuk 51,96%, dan Poltracking: 01 (56,44%):02 (43,56%) dengan data masuk 54,55%.

Ya, Prabowo legowo jika hasil quick count menguntungkan dia. Bila tidak, dia harus menelan pil pahit nya sampai tidak kambuh lagi.

Terkait hal ini, netizen banyak menyindir dengan ungkapan, "Menang lalu sombong namanya Jumowo. Kalah lalu nerimo, namanya Legowo. Tapi jika kalah lalu ngaku menang, siapa lagi kalau bukan Prabowo". Begitu cara netizen menyindir. [dutaislam.com/ab]

close
Banner iklan disini