Pengertian Puasa dan Kewajiban Berpuasa Ramadhan
Cari Berita

Advertisement

Pengertian Puasa dan Kewajiban Berpuasa Ramadhan

Duta Islam #04
Selasa, 16 April 2019

Penjelasan pengertian puasa dan puasa ramadhan (sumber: istimewa)
Dalam Bahasa Arab, kata puasa diungkapkan dengan kata syiyam atau shoum. Kedua kata ini dalam Bahasa Arab merupakan bentuk masdhar. Kedua kata tersebut bermakna al-imsak atau menahan.

DutaIslam.Com - Secara istilah fikih, puasa bermakna menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sepanjang siang (dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari) dengan niat tertentu bagi orang Islam, berakan, serta suci dai haid dan nifas.

وشرعًا إمساك عن مفطر بنية مخصوصة، جميعَ نهار قابل للصوم، من مسلمٍ عاقلٍ طاهر من حيض ونفاس

Jumhur ulama sepakat bahwa puasa Ramadhan hukumnya wajib. Kewajiban berpuasa dibebankan kepada semua umat Islam yang telah memenuhi syarat dan rukunnya. Landasan atau dalil yang dijadikan pedoman atas hukum wajibnya berpuasa Ramadhan adalah nash al-Quran yang bersifat qoth’i dalam kajian ilmu fikih.

Perintah melakukan ibadah puasa Ramadhan tertuang dalam Surat al-baqarah ayat 183. Di dalam ayat tersebut dijelaskan, bahwa orang-orang yang berimana wajib melaksanakan ibadah puasa Ramdhan sebagaimana umat terdahulu.

يَااَيُّهَاالَّذِيْنَ اَمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Hai orang-orang yang beriman diwajibkan bagimu ibadah puasa, sebagaimana diwajibkan bagi orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa (QS. al-Baqarah, 2: 183).

Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menjelaskan, ayat di atas merupakan perintah yang ditujukkan kepada orang yang beriman untuk melakukan puasa. Kewajiban berpuasa ini, menurut Imam Ibnu Katsir, telah ditetapkan kepada umat terdahulu. Namun, cara dan aturannya menyesuaikan dengan syariatnya Nabi Muhammad SAW.

عن عبد الله بن عمر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " صيام رمضان كتبه الله على الأمم قبلكم . . " في حديث طويل اختصر منه ذلك 

"Dari Abdullah bin Umar berkata, Rasulullah bersabda: Puasa Ramadhan telah Allah wajibkan kepada umat-umat sebelum kalian...(Tafsir Ibnu Katsir, 28).

Ayat lain yang menjelaskan perintah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan adalah Surat al-Baqarah ayat 185. Surat al-Baqarah ayat 185 menjelaskan bahwa siapapun yang menjumpai bulan Ramadhan, maka baginya wajib melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Tentunya, kewajiban berpuasa bagi orang yan memenuhi syarat sebagaimana dijelaskan dlaam kitab fikih.

....شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِى اَنْزَلَ فِيْهِ الْقُرْاَنُ هُدًى للِّنَّاسِ وَبَيِنَتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,..(QS. al-Baqarah :185)

Imam Ibnu Katsir menjelaskan, bahwa perintah berpuasa Ramadhan bersifat wajib. Kata فَلْيَصُمْهُ merupakan bentuk amar yang menunjukkan wajib. Perintah wajib ini bagi orang yang menyaksikan hilal, kecuali bagi orang-orang sedang tertimpa udzur syar'i yang memperbolehkan tidak berpuasa. [dutaislam.com/in]

Artikel dutaislam.com

Demikian penjelasan Pengertian Puasa dan Kewajiban Berpuasa Ramadhan. Adapun Cara Niat Puasa Ramadhan, silahkan baca di artikel berikutnya.

close
Banner iklan disini