KH. Musthofa Aqil Ajak Masyarakat Kembali ke Kiai dan Kitab Salaf
Cari Berita

Advertisement

Loading...

KH. Musthofa Aqil Ajak Masyarakat Kembali ke Kiai dan Kitab Salaf

Duta Islam #04
Senin, 15 April 2019
Loading...

KH. Musthofa Aqil (sumber: indopolitika.com)
DutaIslam.Com - Laju perkembangan teknologi informasi dewasa ini semakin pesat dan luar biasa. Perkembangan ini memberikan manfaat yang sangat besar. Semua informasi tersedia di google.

"Mau mencari apa saja di google semuanya ada. Mulai dari kitab, ilmu atau literatur apapun juga ada," tutur KH. Musthofa Aqil, Sabtu (13/04/19) Malam, di acara haul KH. Muhammad Said Gedongan ke 88.

Kiai Musthofa mengatakan, masyarakat hari ini dapat mengakses apapun lewat google. Siapapun yang mampu hafal dan mempelajari seisi google, ia akan menjadi mufakkir hakiki fil 'alam.

Namun, imbuh Kiai Musthofa, apakah kita cukup mengandalkan google saja? Tidak. Beliau menegaskan di tengah-tengah perkembangan teknologi informasi agar masyarakat tetap kembali kepada kiai dan kitab. Sebab, kiai da kitab senantiasa mendoakan dan memberkahi.

"Kiai dan kitab ya dongaaken, ya barokahi," terangnya.

Dikatakan, kitabnya kecil dan tipis. Akan tetapi, pondok pesantren di seluruh dunia membaca dan mengkaji kitab tersebut. Yakni, kitab al-Ajurumiyah.

" Kitab al-Ajurumiyah itu bentuknya kecil. Namun, banyak orang di berbagai negara membacanya," jelas  pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek ini.

Kiai Musthofa menceritakan, Imam as-Shonhaji sebelum mengarang kitab al-Ajurumiyah terlebih dahulu mempertimbangkan keadaan, waktu dan tempat. Beliau menulis kitab al-Ajurumiyah di depan Ka'bah pada bulan Ramadhan di malam hari.

" Imam as-Shonjahi nulise ning arep Ka'bah, wayah bengi, terus sawise shalat lan dzikir. Ya mulane barokahe ngabrag-ngabrag," tegasnya.

Begitu juga, kata Kiai Musthofa, sohibul haul, Kiai Said. Beliau adalah salah seorang kiai yang karomah dan barokahnya luar biasa. Buktinya, anak keturunan Kiai Said banyak yang alim dan hafal al-Quran.

"Kiai Said katah barokah lan karomahe. Sampai anak cucunya pada bisa ngaji dan banyak yang hafal al-Quran," terang Kiai Musthofa Aqil. [dutaislam.com/in]

Loading...