Ketum Pagar Nusa Peringatkan Jangan Ada Pihak Mempermainkan Demokrasi
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Ketum Pagar Nusa Peringatkan Jangan Ada Pihak Mempermainkan Demokrasi

Duta Islam #02
Selasa, 30 April 2019
Loading...

Gus Nabil. (Foto: istimewa)
DutaIslam.Com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil) menegaskan jangan ada satu pun pihak yang berani main-main dengan demokrasi dan NKRI.

Hal tersebut diungkapkan Gus Nabil dalam Harlah NU dan Latihan Gabungan Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Sukoharjo, di Lapangan Krida Wijaya, Sukoharjo, Jawa Tengah, Ahad (28/04/2019).

Di bawah terik matahari yang sangat menyengat kulit, Gus Nabil menjelaskan, akhir-akhir ini banyak sekali fenomena orang-orang yang mempermainkan demokrasi, provokasi, dan ajakan untuk terpecah belah antar sesama diumbar di media.

"Sebagai wadah para pendekar yang diasuh para kiai, Pagar Nusa harus tetap konsisten membela Tanah Air dan ulama, apa pun kondisinya," kata Gus Nabil.

Menurut Gus Nabil, banyak orang bilang, kelompok yang disinyalir radikal lebih solid ketimbang Nahdlatul Ulama. "Kita (Pagar Nusa) harus merapatkan barisan, menjaga soliditas, meng-up grade militansi dan bergerak lebih taktis dalam rangka membentengi bangsa dan negara dari segala bentuk ancaman yang ada. Siapa pun yang bermain-main dengan demokrasi dan NKRI akan berhadapan langsung dengan pendekar Pagar Nusa," tegas Gus Nabil di tengah-tengah ribuan pendekar Pagar Nusa.

Tak hanya itu, Gus Nabil juga mengingatkan para Pendekar untuk terus berkhidmat dengan cinta kasih serta akhlakul karimah kepada negara dan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, dengan keikhlasan dan kesungguhan berkhidmat, barokah para kiai bercucuran menemani aktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Nabil juga menceritakan pengalaman pribadinya. Menurutnya, semakin serius ia berkhidmat, semakin mengalir barokah dan rejeki yang ia dapatkan. Sebaliknya, jika semangatnya kendor maka rejekinya pun ikut kendor.

"Percayalah, barokah para masayikh kita tidak akan pernah habis. Berkhidmat di Pagar Nusa, berkhidmat di NU jangan takut menjadi miskin. Rezeki akan terus mengalir, jika kita ikhlas dan sungguh-sungguh," ujarnya.

NU dan Pagar Nusa, kata Gus Nabil, besar bukan karena kita. Sebaliknya, kita semua besar dan berkembang karena berada di NU dan Pagar Nusa. "Tetap rendah hati, jangan pernah merasa kitalah yang membesarkan NU, tapi merasalah NU yang membesarkan kita," tegas Gus Nabil

Menurut Gus Nabil, Pendekar Pagar Nusa tidak pernah diajari kekerasan. Pendekar Pagar Nusa harus selalu mempergunakan kekuatannya selaras dengan akal dan hati nuraninya, agar selalu toleran dan ringan tangan dalam membantu serte melindungi tanpa membeda-bedakan.

Ia menegaskan agar Pendekar Pagar Nusa tidak ugal-ugalan, anarkis dan tetap sowan kepada para kiai. Seluruh pendekar Pagar Nusa harus tetap solid dan satu komando dalam menjaga kiai, bangsa, dan negara. [dutaislam.com/gg]

Source: NU Online

close
Banner iklan disini