"Jangan Undang Saya ke Istana"
Cari Berita

Advertisement

"Jangan Undang Saya ke Istana"

Duta Islam #02
Jumat, 12 April 2019

Prabowo dan UAS. (Foto: istimewa)
Oleh Ahmad Tsauri

DutaIslam.Com - Ciri khas ulama NU itu tidak pernah berkata dan bersikap ekstrim. Misalkan berdoa sambil nangis-nangis didepan ribuan jamaah, para kiai NU menangis munajat yang dimalam hari disepertiga malam. Tidak demonstratif.

Saya juga tidak pernah mendengar ada kiai berkata "Saya mewakafkan diri untuk Islam", tapi kita melihat mereka berjuang sangat total untuk Islam.

Kiai NU juga tidak pernah bersumpah "Demi Allah saya tidak rdiho guru kami Kiai Maruf Amin dicaci maki". Cukup mensuport total saja baik jadi ketum MUI, Rais Am PBNU, ataupun jadi cawapres.

Kiai NU juga tidak pernah mengatakan "Jangan undang saya ke Istana", kalau gak mau datang ke Istana ya g usah datang saja, gak usah gombal. Seperti Gus Mus waktu sahabatnya jadi Presiden tidak pernah datang ke Istana. Tapi ya gak koar-koar depan kamera.

Apalagi capresnya menurut survei bakalan kalah karena selisih masih 20% sementara pemilihan tinggal 5 hari.

Jadi moderat itu bukan dalam tatanan sosial kemasyarakatan belaka, tetapi dalam komunikasi dan bersikap juga moderat atau tawashut. [dutaislam.com/gg]

Source: Ahmad Tsauri

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah