Dialog Lucu Umat Codot Naik Kereta MRT Hadiri Kampanye 02
Cari Berita

Advertisement

Loading...

Dialog Lucu Umat Codot Naik Kereta MRT Hadiri Kampanye 02

Duta Islam #01
Rabu, 10 April 2019
Loading...

Ilustrasi kaum codot di langit tinggi.
Dutaislam.com – Beberapa hari jelang pencoblosan Pemilu 17 April 2019, beredar cerita-cerita lucu dan satire terkait kampanye Prabowo-Sandi di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta kemarin maupun lainnya. Simak tiga cerita lucu di bawah ini. 

Tapi, sebelum melanjutkan, silakan baca dulu berita lucunya di sini: Pendukung 02 di GBK Sholat Jam'ah Campur Lelaki-Perempuan, Idrus Romli: Bid'ah Tercela.

Prabowo Belum Presiden Sudah Begini

P: Assalamu'alakum.

S: Wa'alaikum salam.

P: Antum dari mana?

S: Ane dari Jakarta, kalau antum dari mana?

P: Ane dari Solo.

S: Datang kapan?

P: Datang tadi, barusan jelang subuh. Ane sekeluarga berangkat ke GBK dari Solo ba'da Maghrib.

S: Ane kira antum berangkat kemarin, nginep dulu di Jakarta.

P: Enggak lah, sekarang kan udah enak, setelah adanya Tol Tran Jawa bisa ditempuh dengan waktu yang cepat. Jadi kalau ada acara-acara kaya gini bisa berangkat dadakan, gak usah nginep.

S: Waaah, enak ya masyarakat jaman sekarang. Semua lancar...

P: Itulaaaah, Pak Prabowo belum jadi presiden saja pembangunan sudah maju pesat kaya gini.

S: *&()%$#@@

Jangan Ketawa! Apa yang nggak lucu dari umat codhotiyah? []

****

Dialog pasca pulang kampanye Prabowo, yang dibanggakan justru karya Presiden Jokowi. Cerita Paijem (panggil saja Jem) dan Budi (panggil saja Bud) pasca datang dari Jakarta kemarin. 

Jem: Kamu habis dari mana sih, kok kelihatan gembira bangets dan kayaknya bangga?

Bud: Habis ngikuti kampanye Prabowo di Jakarta.

Jem: Emangnya Prabowo di kampanye ngomongin apa, Bud?

Bud: Ahh, biasa, dari dulu bisanya cuma kritik minim solusi.

Jem: Lho dari delapan bulan hingga sekarang cuma bisa gitu tok, Bud?

Baca juga: Atasnamakan Seorang Romo, Orang Ini Catut Gereja Katolik Dukung Prabowo

Bud: Biasa lah Jem, cuma bisa ngomong bocor, bocor dan bocor. Bahkan saat video Habieb Rizieq diputar, saya tinggal keluar bareng rombongan.

Jem: Lho kenapa, Bud? Kan itu junjungan loe.

Bud: Membosankan, mending saya keluar bareng rombongan jajal MRT karya Jokowi yang kata ente suerruu bangettss itu!

Jem: Jadi kamu senyum senyum bangga habis naik MRT karya Jokowi, Bud?

Bud: Iya. Pokoknya seruuu bangets. Bareng rombongan naik MRT asiknya rame rame, Jem. Serasa di luar negeri. Di tangan Jokowi semua maju infrastrukturnya. Apalagi di dalam MRT-nya, keren, adem, Jem.

Jem: Sek sek, sebenarnya kamu milihnya Prabowo atau Jokowi, sih? Habis dari kampanye Prabowo, tapi kau pulang kok yang diceritakan kerja nyata Jokowi.

Bud: Sebenarnya Rich, tadinya mau milih Prabowo, tapi setelah merasakan sendiri hasil karya Jokowi yang membanggakan, akhirnya saya putuskan milih Jokowi saja yang lebih pasti.[]

****

Survei dari PPPP Amerika menangkan Prabowo. Link resmi PPPP yang menangkan Prabowo tidak ditemukan di google.

Adanya cuma PPP. Apakah sama?

Jubir PPPP bernama Jokovic Martinez. Saat di-googling, nama Jokovic cuma ada Novac Djokovic.

Kala Googling nama Jokovic Martinez cuma disambungkan Google ke link lokal soal PPPP tadi. Duh.

Lagian, Djokovic itu kan nama Eropa timur. Dan Martinez nama orang Latin. Lieur aing. Umat codot memang asik.[]

Demikian tiga cerita humor yang beredar di grup-grup WhatsApp akhir-akhir ini, jelang Pilpres 2019. [dutaislam.com/ab]
Loading...