5 Amalan Utama di Bulan Ramadhan
Cari Berita

Advertisement

Loading...

5 Amalan Utama di Bulan Ramadhan

Duta Islam #04
Jumat, 05 April 2019
Loading...

Amalan utama di bulan ramadhan (sumber istimewa)
Bulan Ramadhan adalah bulan berlimpahnya pahala dan ampunan. Di bulan Ramadhan, Allah SWT membuka pintu maaf selebar-lebarnya. Banyak pahala ibadah berlimpahan di bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

DutaIslam.Com - Umat Islam berlomba-lomba meraih ampunan dan rahmat Allah SWT. Mereka giat mengumpulkan pundi-pundi amal kebaikan sebagai investasi di akhirat nanti. Gema suara quran menggema di setiap malamnya.

Ramadhan menjadi magnet tersendiri bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadahnya masing-masing. Kita dapat menyaksikan atmosfir kebaikan yang tersebar di bulan Ramadhan. Bukan hanya puasa, ibadah-ibadah lain seperti shodaqph, tadarus al-Quran, qiyam lail dan sebagainya menjadi pemandangan yang indah menghiasai kecusian bulan Ramadhan.

Kerugian besar bagi setiap muslim yang tidak dapat memanfaatkan momentum panen ibadah di bulan Ramdhan. Bulan Ramdhan menurut seorang ulama merupakan bulan panennya amal kebaikan.

رجب شهر الزرع وشعبان شهر السقي ورمضان شهر الحصاد

"Rajab adalah bulan menanam, Sya'ban adalah bulan menyirami, dan Ramadhan adalah bulan panen."

Rasulullah SAW sangat menganjurkan kepada umat Islam agar meningkatkan ibadahnya di bulan Ramadhan. Tentunya, diiringi dengan peningkatan ibadah di bulan lainnya. Berikut ini 5 amalan utama di bulan Ramadhan:

1. Berpuasa

Puasa adalah amalan paling penting di bulan Ramadhan. Hal tersebu sebagaimana dijelaskan dalam Surat al-Baqarah ayat 183. Allah SWT mewajibkan ibadah puasa di bulan Ramadhan sebagaimana yang telah dijalankan umat sebelum Nabi Muhammad.

Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang spesial. Di dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan, bahwa pahala puasa Ramadhan langsung dibalas oleh Allah SWT. Hal-hal yang sepele di bulan Ramdhan bisa bernilai pahala. Bahkan bau tidak sedapnya orang berpuasa lebih wangi daripada minyak misik di sisi Allah SWT.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa berpuasa Ramadhan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Shalat Malam/Qiyam Lail

Shalat malam yang disyariatkan khusus bulan Ramadhan menurut ulama adalah shalat taraweh. Shalat taraweh merupakan shalat yang istimewa di bulan Ramadhan. Nabi Muhammad SWA dan para sahabat senantiasa melakukan shalat taraweh ketika bulan Ramadhan tiba.

Namun, Nabi Muhammad sangat menganjurkan pula memperbanyak shalat malam lainnya untuk menambah syiar dan menghidupkan malam bulan Ramadhan. Ibnu Rusyd dalam Kitab Bidayatul Mujtahid menjelaskan, shalat malam di bulan Ramadhan bernilai lebih tinggi keutamaannya dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

3. Tadarus al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya al-Quran. Hal utu menjadi momentum yang sangat penting bagi umat Islam agar memperbanyak membaca al-Quran di Bulan Ramadhan. Al-Quran sebagai pedoman umat Islam sudah sepatutnya untuk sering berinteraksi dengan al-Quran sepanjang bulan diturunkannya al-Quran.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW pada bulan Ramadhan sentiasa membaca dan merenungi ayat-ayat al-Quran.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ (أَجْوَدَ) مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

“Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadhan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Ketika ditemui Jibril, Rasulullah adalah lebih dermawan daripada angin yang ditiupkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Maka, umat Islam sebagai umatnya juga harus benar-benar meningkatkan spirit membaca serta tadabur ayat-ayat al-Quran. Berinteraksi dengan Al-Qur’an dapat menambkah keberkahan dalam hidup.

4. Shadaqah

Shadaqah merupakan salah satu bentuk kesalehan sosial. Di bulan Ramadhan, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak shadaqah. Kita bisa menyaksikan setiap menjelang berbupaka puasa, tersedia ta'jil atau menu buka puasa gratis. Fenomena ini menandakan adanya semangat berbagi di kalangan umat Islam.

Nabi Muhammad SAW juga mengingatkan bahwa pentingnya shadaqah di bulan Ramadhan. Beliau menjelaskan shadaqah di bulan Ramadhan tergolong amal ibadah yang utama.

(عَنْ أَنَسٍ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ صَدَقَةُ رَمَضَانَ (رواه البيهقي

“Dari Anas RA berkata, bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya apakah sedekah yang paling utama? Beliau pun menjawab, sedekah pada bulan Ramadhan (HR al-Baihaqi).

5. I’tikaf

Secara bahasa i’tikaf bermakna menahan. Dalam pelaksanaannya i’tikaf, orang yang beri'tikaf senantiasa manahan diri dari segala aktivitas dunia, dengan berdiam diri di masjid. Ia memilih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah.

Kesunahan i’tikaf tidak hanya dianjurkan di bulan Ramdhan. Akan tetapi, i'tikaf di bulan Ramadhan mempunyai nilai tambah tersendiri dalam pelaksanaannya. Di mana, umat Islam berkeinganan menjumpai malam penuh berkah, yakni malam lailatul qadar. [dutaislam.com/in]

Artikel dutaislam.com

Demikian penjelasan 5 Amalan Utama di Bulan Ramadhan. Adapun Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 83, Janji Bani Israil, silahkan baca di artikel berikutnya.

Baca: Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 83, Janji Bani Israil
Loading...