2000 Mursyid Thariqah dan Ulama Sufi 91 Negara Bakal Membanjiri Kota Pekalongan
Cari Berita

Advertisement

2000 Mursyid Thariqah dan Ulama Sufi 91 Negara Bakal Membanjiri Kota Pekalongan

Duta Islam #03
Sabtu, 06 April 2019

Multaqa As Sufi Al Alamy atau Konferensi Ulama Sufi Internasional akan berlansung di Kota Peakalongan, Senin-Rabu (08-10/06/2019). Foto: Akun IG Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan.
DutaIslam.Com - Multaqa As Sufi Al Alamy atau Konferensi Ulama Sufi Internasional akan berlansung di Kota Peakalongan, Senin-Rabu (08-10/06/2019). Selama dua hari itu, sekitar 2000 Mursyid Thariqah di Indonesia dan Ulama Sufi dari 91 negara akan membanjiri kota batik tersebut.

Dilansir dari website resmi Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman), Konfrensi Ulama Sufi Internasional akan dihadiri para Pengurus JATMAN, baik Idarah Aliyah, Idarah Wustha, maupun Idarah Syu’biyah se-Indonesia. Selain itu, konferensi akan dihadiri para mursyid, khalifah dan muqaddam thariqah mu’tabarah se-Indonesia.

Panitia juga sudah bersiap menyambut tamu undangan dari seluruh Indonesia dan tamu undangan dari luar negeri. “Kami menyediakan mobil penjemputan dari Bandara Semarang menuju Pekalongan bagi tamu undangan baik pengurus Idarah Aliyah, Idarah Wustha, Idarah Syubiyah yang datang melalui Bandara A. Yani semarang,” kata Panitia Rozak, dilansir dari jatman.or.id.

Selain itu, panitia telah menetapkan kriteria undangan bagi pengurus JATMAN yang akan menghadiri multaqa. Dintaranya, undangan berlaku untuk seluruh pengurus idarah aliyah. Sedangkan untuk pengurus Idarah Wustha komposisinya terdiri dari tiga orang Majelis Ifta’, dua orang Rais dan Katib, dua orang Mudir dan Sekretaris, satu orang Aminusshunduq (Bendahara), dan satu orang Lajnah Maktabud Daimi li Silsilati Thariqah wa Tarikhiha dan pengurus syu’biyah perwakilan dari unsur Rais dan Mudir.

Habib Luthfi Berharap Sejukkan Pilpres 2019
Rais 'Aam JATMAN Habib Luthfi bin Yahya berharap, hadirnya para ulama sufi dari berbagai penjuru dunia di Pekalongan dapat menjadi penyejuk bagi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Semoga para beliau diberi sehat walafiat, jadi penyejuk untuk menghadapi pilpres. Dengan bekal kliwonan ini akan menghadapinya dengan segala ketenangan dan ketentraman, memberi contoh keteladanan yang baik khususnya untuk generasi kita ke depan,” kata Habib Lutfhi saat menghadiri hajatan rutinan Jumat Kliwon di Gedung Kanzus Sholawat, Jumat (05/04/2019), dilansir dari NU Online.

Menurut Habib Luthfi, thariqah di Indonesia, yakni JATMAN, sudah dikenal internasional. Dengan itu, ulama-ulama di Indonesia diketahui dalam dunia internasional. “Pada pagi hari ini alhamdulillah tamu dari ulama sufi sudah mulai berdatangan,” imbuhnya.

Beberapa ulama internasional yang sudah hadir, mereka akan menjadi pembicara pada konferensi. Di antaranya, Mufti Damaskus sekaligus Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah Syech Adnan al-Afyouni, Syech Riyadh Bazou asal Lebanon, dan Ketua The International Academic Centre of Sufi and Aesthetic Studies (IACSAS) Fes Maroko, Aziz Idrissi El-Kobaiti El-Hasani.

Habib Luthfi menyatakan, Multaqa Sufi Al ‘Alami akan dihadiri ulama dari 91 negara dan ulama-ulama sufi Indonesia yang jumlahnya tidak kurang dari 2000 mursyidin.

Dibuka Kirab Merah Putih
Sekretaris Umum Panitia Konferensi Masyhudi menjelaskan, kegiatan konferensi akan diawali dengan kirab merah putih dengan diiringi Drumband Taruna Akpol Semarang, Senin (08/03/2019) siang. Kemudian, dilanjutkan pembukaan, dan ceramah-ceramah di Kajen Kabupaten Pekalongan.

"Kirab merah putih akan membawa bendera Merah putih, Bendera NU dan bendera thariqah di sepanjang jalan 2 km," katanya.

Selain di Kajen, lanjut Masyhudi, konferensi juga akan dilangsungkan di Hotel Horison dan Hotel Santika di Kota Pekalongan. Di tempat ini akan berlangsung sesi sidang-sidang komisi. Sementara konferensi akan ditutup di Kajen Kabupaten Pekalongan. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini