Pemeriksaan Pap Smear Gratis, Cara Istri Gus Dur Rayakan Ulang Tahun

Pemeriksaan Pap Smear Gratis, Cara Istri Gus Dur Rayakan Ulang Tahun

Sabtu, 09 Maret 2019 | x dibaca
Ulang Tahun Istri Gus Dur Shinta Nuriyah ke-71. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Istri Kiai Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Shinta Nuriyah ulang tahun. Memasuki usianya yang ke-71 itu, Ibu Shinta, sapaan akrabnya, merayakan ulang tahunnya dengan mengadakan pemeriksaan Pap Smear gratis bagi ibu-ibu.

Pap smear merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi kanker serviks (leher rahim) pada wanita. Kanker ini sangat umum terjadi pada wanita, terutama jika kebersihan vagina tidak terjaga.

Pemeriksaan Pap Smear secara gratis dalam rangka memperingat ulang tahun Shinta Nuriyah tahun ini berlangsung di Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (08/03/2019)

"Para ibu perlu secara berkala periksa kesehatan organ reproduksinya. Periksaan papsmear dan mamografi gratis bagi Ibu-ibu Ciganjur dan sekitarnya dalam rangka ulang tahun Bu Nyai Hj. Shinta Nuriyah Wahid ke 71. Barakallah!" tulis akun Priyo Sambadha dengan menyertakan bukti foto, Jumat (08/03/2019).

Tempat pemeriksaan Pap Smear gratis merayakan ulang tahun Shinta Nuriyah. Foto: Istimewa.

Cuitan Priyo mendapat balasan dari putrinya Alissa Wahid. Menurut Alissa, pemeriksaan Pap Smear dilakukan secara rutin oleh ibundanya saat memperngati ulang tahun.

"Setiap tahun, ibunda Sinta Nuriyah memeringati hari lahirnya dengan  mengadakan tes Pap Smear dan mamografi gratis," katanya.

Lima Keistimewaan
Disamping sebagai istri Mantan Presiden RI, Shinta Nuriyah dikenal sebagai perempuan yang memiliki sejumlah keistimewaan. Dilansir dari tirto.id, Shinta Nuriyah setidaknya memiliki lima keistimewaan.

1) Seorang aktivis
Perempuan lulusan S2 UI di bidang kajian perempuan ini menjadi aktivis pendukung Islam moderat. Karena itu, Sinta kerap diamankan Banser saat beraktivitas. Itu lantaran banyaknya ancaman yang diterima Sinta dari kaum ekstremis.

2) Memulai tradisi buka puasa lintas agama
Ramadhan tahun lalu, Sinta menggelar buka puasa bersama 100 pelajar dari 4 sekolah yang berbeda agama di Klenteng Hong San Kiong, Kecamatan Gudo, Jombang. Di tiap momen berbuka puasa lintas agama ini, Sinta selalu menekankan pentingnya toleransi dan keberagaman di masyarakat. Selain buka puasa, Ia juga menggagas sahur bersama lintas agama.

3) Masuk daftar 100 orang paling berpengaruh
Di tahun 2018, Sinta menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk ke dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia menurut majalah TIME. Bersanding dengan Rihanna dan Tarana Burke, penggagas gerakan #MeToo.

4) Dianugerahi gelar Ibu Bangsa
Gelar Ibu Bangsa itu diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Kongres Wanita Indonesia dalam rangka peringatan Hari Ibu tahun 2018. Gelar itu diberikan atas jasa beliau yang senantiasa merawat keberagaman dan toleransi lewat gerakan buka puasa dan sahur lintas agama sejak 17 tahun silam.

5) Meneruskan semangat Gus Dur
Semenjak Gus Dur berpulang pada 30 Desember 2009, Sinta meneruskan semangat pluralisme dan toleransi yang digaungkan oleh almarhum suaminya. Ia melindungi kaum minoritas dan tak pernah membeda-bedakannya. [dutaislam.com/pin]

TerPopuler

close
Download Aplikasi Berkah Sahabat Beribadah