Merinding, Peringati Harlah NU, Santri Jabal Noer Sidoarjo Lantunkan Shalawat An-Nahdliyah

Merinding, Peringati Harlah NU, Santri Jabal Noer Sidoarjo Lantunkan Shalawat An-Nahdliyah

Sabtu, 23 Maret 2019 | x dibaca
Santri Jabal Noer Sidoarjo lantunkan Shalawat An-Nahdliyah dalam rangka merayakan Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama (NU). Foto: dutaislam.com.
DutaIslam.Com - Harlah ke-96 Nahdlatul Ulama (NU) diperingati sejumlah warga NU di berbagai daerah. Pengajian atau istighosah bersama digelar. Mereka berdoa untuk keselamatan NU, keselamatan bangsa, dan negara.

Di Pondok Pesantren Jabal Noer, Geluran, Taman, Sidoarjo sejumlah santri NU melantunkan Shalawat An-Nahdliyah, sebagai bagian dari menyemarakkan Harlah ke-96 NU. Shalawat An-Nahdliyah dilantunkan bersama-sama di sebuah ruangan.

Dalam sebuah rekaman video yang share Hakim Jayli di Twitternya, Sabtu (23/03/2019), terlihat sejumlah santri putri, mengenakan seragam serba putih, melantunkan Shalawat An-Nahdliyah dengan kompak. Mereka duduk dengan shaf rapi. Di sebelahnya, disekat dengan tabir, santri putra juga melantunkan Shalawat An-Nahdliyah.

Mendengar mereka melantunkan Shalawat An-Nahdliyah, bikin merinding. Setidaknya bagi Tim Redaksi Dutaislam.com.

Berikut ini lirik dan makna Shalawat An-Nahdliyah yang dilantunkan Santri Jabal Noer Sidoarjo tersebut.


Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammadin, Shalatan Turogghibu Wa Tunassyitu, Wa Tuhammisu Bihal Jihada Li Ihyai Wa I’lai Dinil Islami, Wa Idzhari Sya'airihi ‘Ala Thoriqati Jam'iyyati Nahdlotil ‘Ulama Wa ‘Ala Alihi Wa Shohbihi Wa Sallim.

Allah, Allah, Allah, Allah, Tsabbit Wanshur Ahla Jam'iyyah, Jam'iyyah Nahdlotil ‘Ulama, Li'lai Kalimatillah

Artinya:

[Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabatnya, yang dengan berkah bacaan shalawat ini, jadikanlah kami senang, rajin, dan semangat dalam berjuang menghidupkan dan meninggikan agama Islam serta menampakkan syi’ar-syi’arnya menurut cara Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.]

[Ya Allah, teguhkanlah pendirian dan berikanlah kemenangan bagi warga Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (Nahdliyyin) untuk meninggikan Kalimatillah (agama Islam dan seluruh ajarannya.]

Shalawat An-Nahdliyah merupakan karangan KH Hasan Abdul Wafi, Pengawas Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo. Shalawat ini lahir karena kecintaan Kiai Abdul Wafi kepada NU.

Shalawat An-Nahdliyah banyak dikenal masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, setelah dipopulerkan melalui youtube, salah satunya oleh pencinta shalawat cantik Veve Dzulfikar.[dutaislam.com/pin]

TerPopuler