Mengapa Lulusan Pesantren Bisa Jadi "Orang Besar"? Ini Jawaban Gus Nabil
Cari Berita

Advertisement

Mengapa Lulusan Pesantren Bisa Jadi "Orang Besar"? Ini Jawaban Gus Nabil

Duta Islam #02
Jumat, 22 Maret 2019

Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil).
DutaIslam.Com - Menurut Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil) banyak lulusan pondok pesantren yang berhasil tampil menjadi "orang besar" dengan disiplin keilmuan yang diakui oleh masyarakat luas.

Mengapa demikian? Gus Nabil menjelaskan, di pondok pesantren, santri ditempa dan dibekali banyak disiplin keilmuan oleh para kiai.

"Tidak hanya ilmu yang sifatnya ukhrowiyah, tetapi juga ilmu-ilmu dunyawiyah sebagai pondasi menjalani hidup di tengah masyarakat," ujarnya, Selasa (19/03/2019).

Menurut Gus Nabil, kitab-kitab yang diajarkan tidak hanya berisi ritus-ritus bagaimana berhubungan dengan Gusti Allah, tetapi juga tatacara hubungan antar manusia dan bagaimana menjadi warga negara yang baik.


"Mulai dari ilmu paling mendasar, akhlakul karimah, hingga ilmu politik yang akhir-akhir ini dipandang sinis oleh banyak orang," terang Caleg DPR RI, PDIP No.7 Dapil V Jateng; Surakarta, Boyolali, Klaten dan Sukoharjo itu.

Soal politik, kata Gus Nabil, kita semua sering berpikir bahwa di sana adalah kubangan lumpur kotor yang berisi para pembual. Nahasnya pikiran buruk tersebut tidak menuntun untuk mendekat dan memperbaiki, tetapi malah membuat kita menjauhi dan antipati terhadapnya.

Menurutnya, politik adalah wadah, jalan untuk berjuang dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Jika kita menganggap wadah dan jalan itu penuh kotoran, maka hal yang paling baik adalah mendekat kepadanya dan membersihkannya dari segala kotoran yang mengeruhkannya," tandas Gus Nabil. [dutaislam.com/gg]

close
Banner iklan disini