KH. Sholeh Darat: Lebih Baik Zina Jika Tidak Paham Agama
Cari Berita

Advertisement

Loading...

KH. Sholeh Darat: Lebih Baik Zina Jika Tidak Paham Agama

Duta Islam #01
Jumat, 08 Maret 2019
Loading...

orang awam yang tidak memahami agama
Kitab Munjiyat KH. Sholeh Darat, halaman 7. Foto: Dutaislam.com
DutaIslam.Com - Fenomena ustadz ngawuris tapi sok kritis terhadap ilmu para ulama yang membincang kata “kafir”, sungguh memprihatinkan. Tuduhan demi tuduhan kepada Nahdlatul Ulama (NU) tak berhenti hingga sepekan terakhir sejak Munas NU 1 Maret 2019 lalu.

Haikal Hassan, Tengku Zulkarnain (ditambah Abdul Somad dan Maheer Thuwailibi beberapa tahun sebelumnya yang ikut bicara), terlihat sangat belepotan menghadapi manuver politik kebangsaan dari para ulama NU yang “mendekonstruksi” pemaknaan “kafir” menjadi lebih universal dan berorientasi kebangsaan.

Menjelaskan kata “kafir, mereka salah sejak dari akar katanya. Begitu pula memaknai kata “kuffar”, taraf ngarangnya juga minta ampun. Padahal nih padahal, mereka adalah panutan ferguso, eh, ferwedusso ding, dari kata wedus. (Jangan ditiru yah, ini tashrifan yang salah). 

Mereka hanyalah manusia-manusia awam yang mendapatkan gelar kehormatan sebagai ustad, bukan ulama, dari penggila politik kebencian dan hoax. Jika agama diserahkan segala urusannya kepada mereka, tunggulah saatnya kehancuran terjadi. 

Pesan KH. Sholeh Darat

Dalam Kitab Munjiyat, KH. Sholeh Darat memberikan pesan menarik terkait orang-orang awam yang tidak paham agama, tapi ikut membincang ilmu para ulama yang, dalam bahasa Kiai Sholeh Darat, sangat lembut, alias detail.

Beliau menulis, "jangan ikut-ikutan membahas ilmu para ulama' yang detail-detail. Karena sesungguhnya, orang awam yang berzina dan mencuri (maling) itu lebih baik daripada ia membicarakan ilmu agama dan ilmu tentang Allah yang detail,  karena ketidakmampuan akal mereka atas kedua ilmu tersebut. Pasalnya, membahas tentang Allah dan akidah-akidah agama (bagi orang awam), tidak akan bisa lepas dari sifat kufur". (Kitab Munjiyat, hlm: 7).

Apakah mereka yang awam lalu membincang ihwal agama, tidak tahu detailnya sejak dari akar kata Arab tashrifan dasarnya, misalnya, harus lebih baik diperintah untuk berzina agar mereka lebih bisa terhindar dari kekafiran? Anda sendiri yang menjawab yah

Ratusan tahun lalu, Mbah Sholeh Darat sudah mengingatkan bahaya orang awam seperti Haikal Hassan dan Zulkarnain, yang seolah mengetahui segala urusan detail tentang agama. Allhumma sallim mim mulutihihima. [dutaislam.com/ab]

close
Banner iklan disini