Hoax, Menag Tanggapi Viral Surat Al-Kafirun Diganti "Non Muslim"
Cari Berita

Advertisement

Hoax, Menag Tanggapi Viral Surat Al-Kafirun Diganti "Non Muslim"

Duta Islam #03
Sabtu, 16 Maret 2019

Kemenag pastikan viral capture revisi Al-Kafirun jadi Non Muslim adalah berita hoax. Foto: Istimewa.
DutaIslam.Com - Beredar capture Kementrian Agama (Kemenag) RI akan merevisi terjemahan Al-Qur'an. Disebutkan, Menag mengganti "Surat Al-Kafirun" menjadi "Non Muslim". Kemenag mengklarifikasi kabar yang beredar liar tersebut.

Kemenag memastikan bahwa kabar itu hoax alias berita bohong. "Kami pastikan itu adalah hoax," tegas Muchlis M Hanafi di Jakarta dalam siaran persnya di Kemenag.go.id, Sabtu (16/03).

Mushlis menjelaskan, LPMQ memang tengah melakukan revisi terjemahan Al-Qur'an. Namun, hal itu sudah dilakukan sejak tahun 2017. Proses kajian dan revisi terjemah sampai saat ini masih berlangsung dan hasilnya akan diseminarkan terlebih dahulu oleh Ulama Alquran di Indonesia sebelum disahkan.

Tidak Ada Perubahan Surat Al-Kafirun
"Nama surat Al-Kafirun tetap, tidak ada perubahan. Sebab, itu memang nama surat dan tidak termasuk kajian dan pengembangan terjemah Al-Qur'an," katanya.

Selain itu, Muchlis menambahkan, LPMQ membuka Portal Konsultasi Publik Revisi Terjemahan Al-Quran. Portal konsultasi tersebut sebagai sarana publik untuk memberikan masukan, sekaligus usulan revisi Terjemahan Al-Quran.

"Untuk mengaksesnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunjungi portal konsultasi untuk melakukan registrasi. Klik login, kemudian pilih register. Isi semua field mulai dari pilih foto hingga password.Aktifkan akun dengan cara mengklik link aktivasi yang telah dikirim oleh sistem ke email pendaftar,” jelasnya.

"Jika sudah register, sila sampaikan usulan dan masukannya," tandasnya.

Berita bohong yang menyebutkan bahwa Kemenag mengganti Surat Al-Kafirun menjadi "Non Muslim" diedarkan oleh portal media abal-abal Operain News. Berita itu diberi judul "Menag: Revisi Terjemahan Al-Qu'an siap Dicetak, Surat Al-Kafirun Sudah Kami Ganti dengan Kata Non Muslim. Dinyatakan juga bahwa proses terjemahan akan segera tuntas tahun 2019. [dutaislam.com/pin]

close
Banner iklan disini