Hari Santri 22 Oktober dan Klaim Kelompok PKS

Hari Santri 22 Oktober dan Klaim Kelompok PKS

Sabtu, 23 Maret 2019 | x dibaca

Oleh Ahmad Athoillah

DutaIslam.Com - Beberapa hari yang lalu, sebaran media yang mengatasnamakan akun PKS dengan vulgar -bahkan bisa disebut Full Gerrr- secara seenaknya ngeklaim bahwa Hari Santri 22 Oktober adalah atas usulan HNW. Ini ngaco. Mengapa demikian?

Bila dirunut ke belakang dengan melacak jejak digital, maka disitu terdapat banyak serpihan berita terkait Hari Santri. Misalnya, berita tanggal 24 Oktober 2014 yang mana HNW saat itu menjabat sebagai wakil ketua MPR dan kini tiba-tiba ngeklaim dialah pengusul lahirnya Hari Santri Nasional. Lucunya, bila dilacak ke belakang lagi terdapat ocehan salah satu penggede PKS lain di bulan Juli 2014 yaitu FH yang meracau "siapapun yang mengusulkan Hasana dia Sinting". Aneh bukan?!

Mengapa Hari Santri diklaim oleh HNW yang notabene dari PKS ini? Saya mengira, dia ingin menarik simpati kalangan nahdliyin. Terlebih jelang pilpres 2019.

Lha wong saya yang diamanahi sebagai Ketua Hari Santri 2017 saja tahu persis gelombang gegap gempita seluruh santri se-Indonesia bersuka cita akan adanya Hari Santri Nasional (Hasana).

Siapakah pencetus Hasana yang sesungguhnya? Ya, PBNU melalui Kiai Said Aqil. Lantas mengapa HNW merasa menjadi sosok pengusul? Sebab Hasana memiliki daya tarik kuat dan pengaruh besar bagi umat Islam di Indonesia. Khususnya di kalangan pesantren. Parahnya lagi sedari dulu PKS suka klaim sana-sini selama itu menguntungkan.

Jamak kita ketahui bersama, bilamana Kiai Said ini pergaulannya dekat dengan siapapun, termasuk HNW yang notabene ketua MPR. Bisa jadi dari pergaulan pertemanan inilah HNW merasa sebagai pengusul Hasana.

Saya sangat heran dengan klaim PKS yang dengan PD merasa sebagai pengusul Hasana (Hari Santri Nasional). Lha wong sudah jelas di tubuh PKS sendiri ada pertentangan terkait usulan Hari Santri hingga oleh Fahri Hamzah disebut Sinting.

Saya menghimbau HNW selaku tokoh PKS untuk mengedepankan kejujuran dan tidak membuat berita gaduh. Sebab santri sejati tidak pernah suka umbar berita hoax dan klaim sana-sini. [dutaislam.com/gg]

Ahmad Athoillah, Ketua Hari Santri Nasional 2017 dan Founder Santri Milenial.

TerPopuler